Pengesahan P-APBD Ditunda, Warga : Anggota DPRD Yang Mangkir Hambat Pembangunan

Redaksi: Rabu, 06 Desember 2017 | 23.51.00

Pemerhati pembangunan Kota Padangsidimpuan Ibrahimsyah Nasution. (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Absennya sejumlah legislator Kota Padangsidimpuan dalam rapat Paripurna pengesahan  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran (TA) 2017, menuai kecaman dari sejumlah elemen di daerah ini. 

Warga menuding, ketidakhadiran legislator tersebut telah menghambat pembangunan.

“Legislator yang tak hadir telah menunjukkan sikap tak mendukung program pembangunan pemerintahan. Ada apa ini ? seharusnya mereka (para legislator) itu menjadi garda terdepan untuk mendukung pembangunan di daerah ini,” ujar pemerhati pembangunan Kota Padangsidimpuan Ibrahimsyah Nasution, Senin (4/12)

“Saya kira Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Padangsidimpuan harus memanggil para legislator yang mangkir dalam Paripurna pengesahan APBD-P ini. Kepentingan pribadi harus ditanggalkan untuk mendahulukan program pembangunan yang manfaatnya bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan,“ jelasnya.

Informasi yang dihimpun,  sesuai dengan jadwal Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padangsidimpuan, telah diagendakan rapat Paripurna pengesahan APBD-P pada Senin, (4/12).  

Namun Paripurna urung dilaksanakan disebabkan tidak kuorumnya atau tak mencapai 2/3 jumlah anggota DPRD Kota Padangsidimpuan yang hadir

Dari 30 legislator Kota Padangsidimpuan, yang hadir pada rapat Paripurna pengesahan APBD-P hanya 11 orang. Sementara 19 orang lainnya tidak hadir dengan berbagai alasan seperti urusan partai, sedang dalam perjalanan, dll. (Wan9).
Editor: Mardan H Siregar 
                                                                                                






Komentar