Poldasu Bongkar Sindikat Narkoba Internasional Libatkan Kapolsek Lolowau

Redaksi: Kamis, 07 Desember 2017 | 20.15.00

Kapoldasu didampingi Kabid Humas dan Dir Res Narkoba perlihatkan 38 Kg sabu hasil tangkapan dari sindikat internasional dan melibatkan dua oknum Polri. (Foto: Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Personel Dit Res Narkoba Poldasu berhasil membongkar sindikat narkoba jaringan Internasional Malaysia-Indonesia dan menyita 38 Kg Sabu, Rabu (6/12/2017).

Jaringan bisnis illegal ini melibatkan 2 oknum Polri, satu diantaranya Kapolsek Lolowau Polres Nias Selatan. Petugas  memulai penangkapan sejak Sabtu 25 November 2017.

Dari 5 kali pengungkapan, Poldasu telah menangkap 14 tersangka dengan perincian, 3 pelaku ditembak di kaki dan 1 tewas.

Para tersangka, Mdw (31) warga Mariendal I Gang Madrasah bersama barang bukti 6 Kg sabu, dan setelah dikembangkan berhasil menangkap Pjr (45) warga Pasar I Marelan dengan barang bukti 6 Kg sabu.

Hasil introgasi kedua tersangka berhasil ditangkap, CPS (46) warga Jalan Sunggal dan GS (56) warga Suka Maju Sunggal. Dan dari keduanya disita 15 Kg sabu.

Dikembangkan lagi dapat 4 tersangka yakni, MDS alias Dani alias Koro (40) warga Teluk Nibung Tanjung Balai, Rwn alias Athong (34) warga Jalan Ringroad Sunggal.

Dan 2 oknum Polisi, AKP BS (44) warga Jalan Duria Komplek Royal Duria Kisaran Timur dan Bripda MYMS (22) warga Kampung Jawa Gang Ule Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Labuhan Batu.

Dikembangkan lagi diciduk 2 kurir (pemesan 10 Kg sabu), AAB (28) warga Tanjung Baru Pasar IX Jalan Bakaran Batu Dusun II Tanjung Morawa, dan Jn (45) warga Jalan Titi Papan Medan Deli memesan 3 Kg sabu.

Dari hasil interogasi terhadap pelaku, petugas kemudian menangkap tiga tersangka, MAS (22), AZ (40) dan AC (35) ketiganya warga Desa Perkuburan Tanjung Pura. 

Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw SH, didampingj Kabid Humas Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting, SH, dan Dir Res Narkoba Kombes Pol Drs Hendri Marpaung, SH, MH, membenarkan adanya penangkapan ke 14 tersangka, dua diantaranya oknum Polri.

"Seluruh tersangka merupakan sindikat Internasional yang dikendalikan oleh Bandar dari Malaysia bernama Polytron.Polisi akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan lanjut terhadap para pengendali jaringan Internasional yang berada di Malaysia," ucap mantan Wakabaintelkam Mabes Polri.

Dijelaskan, barang bukti yang diamankan 38 Kg Sabu, 2 unit Mobil Kijang Krista warna hitam dan Avanza warna hitam BK 1674 KD. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar