Polsek Helvetia Blender Barang Bukti 1 Kg Sabu Asal Aceh

Redaksi: Sabtu, 09 Desember 2017 | 19.21.00

Didampingi JPU, Kapolsek Helvetia Kompol Dra Hj. Trila Murni, SH, dan Kanit Reskrim Iptu Rusdi Marzuki, SIK, saksikan pemusnahan (blender) 1 Kg sabu oleh salah seorang tersangka. (Foto: Joko Hendro)

MEDAN| HARIAN9
Polsek Medan Helvetia musnahkan (memblender) barang bukti 1 Kg sabu dari 4 tersangka (kurir) wanita asal Aceh di halaman Mapolsek Jalan Matahari Raya No. 1 Perumnas Helvetia Medan, Jumat (8/12/2017).

"Sabu ini dimusnahkan agar tidak hilang, dan sebahagian sisanya dijadikan sample dalam proses persidangan," kata Kapolsek Helvetia Kompol Dra Hj. Trila Murni, SH, kepada Wartawan.

Empat wanita yang merupakan kurir itu masing-masing bernama, Darwati alias Bunda (38), Fauziah Ishak (37), Nurlaila (44) dan Yusniari (20) semuanya  warga Kecamatan Peudada Kabupaten Biureun Aceh. Mereka dihadirkan dan satu persatu menuang sabu tersebut ke dalam mesin blender.

"Para tersangka ini sebelumnya menyimpan sabu didalam tumit sepatu dan mereka kami tangkap di salah satu Hotel di Medan. Sabu tersebut rencananya akan diselundupkan ke Jambi," terang mantan Wakapolsek Sunggal dan Wakasat Lantas Polrestabes Medan.

Menurut Hj. Trila yang pernah menjabat Kasi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Deli Serdang didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Rusdi Marzuki, SIK, dalam pemusnahan ini, sebahagian barang bukti diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Medan, Joyce, SH, guna dihadapkan pada Majelis Hakim PN Medan saat sidang nanti.

Salah seorang tersangka, Darwati mengaku sangat menyesali perbuatannya.  "Saya nekad dan terpaksa jadi kurir sabu demi untuk kebutuhan hidup keluarga," pungkas Darwati sambil meneteskan air matanya. (HJ9)

Komentar