Polsek Percut Seituan Tangkap Dua Pencuri Brankas

Redaksi: Jumat, 08 Desember 2017 | 06.56.00

Kapolsek Percut Seituan didampingi Kanit Reskrim dan Panit Reskrim perlihatkan barang bukti hasil kejahatan dua tersangka pencuri brankas. (Foto: Joko Hendro)

MEDAN| HARIAN9
Personel Reserse kriminal (Reskrim) Polsek Percut Seituan berhasil menangkap dua pencuri brankas dari, Kamis (7/12/2017). Kedua tersangka, Gustari Harbi (28) warga Jalan Tuamang Gang Kasan No. 01 Kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung dan Lambok Simanjuntak (35) warga Jalan Sukaria No. 48 Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung.

Dan barang bukti, 1 lembar deposito BRI senilai Rp250 Juta, 3 buku tabungan BRI Britama, BRI Simpedes dan Bank Sumut, 9 cincin (7 cincin dewasa dan 2 cincin anak-anak), 1 set kerabu, 1 buah kalung, 1 gelang kaki, 1 gelang anak-anak, 2 mainan kalung.

Serta 1 set mainan kalung hati,  9 lembar surat emas, uang senilai Rp21.326.000, 1 unit sepeda Motor Supra x 125  BK 3495 XQ, 1 unit Berangkas warna hitam, 1 handphone merk Oppo dan 1 Samsung lipat.

Disebutkan, Minggu 3 Desember 2017 sekira pukul 10.00 WIB,  Cristian Manullang (34) warga Jalan Tuamang No. 39 Kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung bersama anak dan istrinya pergi ke Gereja dan meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci. serta tergembok.

Dan saat pulang, Manullang terkejut melihat pagar rumahnya sudah terbuka, tapi kunco gembok tidak rusak. Untuk memastikannya, korban melihat kedalam rumah dan mendapati kamar tidurnya berantakan dan berankas didalam lemari betisi uang sekitar Rp50 Juta dan perhiasan berupa cincin berlian, gelang emas murni dan 1 set perhiasan berlian sudah tidak ada lagi.

Merasa keberatan, korban selanjutnya mengadu ke Polsek Percut Seituan. Menerima laporan, personel Reskrim langsung melakukan penyelidikan.  Selanjutnya Minggu (3/12/2017) sekira pukul 16.00 WIB, personel mendapat informasi bahwa pelakunya adalah, Bestari Harbi als Buncit langsung ditangkap di Jalan Tuamang dekat rumah korban.

Saat diinterogasi, dia mengakui perbuatannya yang berperan sebagai pemantau situasi seputaran rumah korban dan mendapat bagian Rp2 Juta dan 1 buah cincin berlian. 

Dan setelah dikembangkan, tersangka mengaku melakukan aksi bersama temannya bernama, Lambok Simanjuntak. Kemudian personel melakukan pengejaran ke Tanjung Morawa (dekar RM Simpang Tiga) dan dia hendak lari ke Kampung Halamannya Desa Sipahutar Tarutung.

Namun saat akan ditangkap tersangka mencoba kabur dan melawan petugas dan dengan berat hati kakinya terpaksa ditembak. Selanjutnya tersangka dilarikan ke RS Bhayangkara.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Purba, SH, MH, kepada Wartawan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Kasus itu masih diproses dan akan diteruskan ke persidangan," jelas Hutahaean. (HJ9)


Komentar