Ramaikan Sail Sabang 2017, Kementerian ESDM Ajak Warga Hemat Energi

Redaksi: Minggu, 03 Desember 2017 | 00.24.00

Kementerian ESDM berpartisipasi dalam Wonderful Sabang & Marine Expo 2017, salah satu kegiatan yang termasuk dalam rangkaian Sail Sabang 2017. (Foto: esdm)


SABANG| HARIAN9 
Puncak acara Sail Sabang 2017 diwarnai dengan hujan deras, namun tidak menyurutkan keinginan masyarakat sekitar untuk turut ambil bagian dalam perhelatan besar di pulau paling barat Indonesia ini. 

Terlebih lagi, Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir menyambangi acara yang digelar di Dermaga Jetty C-3 Kota Sabang, Sabtu (2/11).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berpartisipasi dalam Wonderful Sabang & Marine Expo 2017, salah satu kegiatan yang termasuk dalam rangkaian Sail Sabang 2017. 

"Di Sail Sabang kali ini Kementerian ESDM memberikan informasi kepada masyarakat terkait Pembangunan Infrastruktur EBTKE (Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi), ajakan Hemat Energi Potong 10 persen, Energy Switch melawan Vampir Energi, LTSHE (Lampu Tenaga Surya Hemat Energi), dan MAGMA Indonesia," jelas Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana.

Informasi yang disuguhkan Kementerian ESDM rupanya membuat masyarakat membuka mata akan pentingnya hemat energi. Hendra, salah satu pengunjung booth Kementerian ESDM mengaku mendapatkan informasi baru tentang Energy Switch. 

"Saya baru tahu kalau nggak mencabut listrik itu bikin boros. Ternyata saya juga vampir energi," ujarnya sambil tertawa.

Sebagaimana ilustrasi, menggunakan komputer desktop selama 1 jam akan mengkonsumsi listrik sebesar 25 watt jam atau 0,025 kWh.

"Artinya biaya listrik yang harus dikeluarkan sekitar Rp.37 per jam atau Rp 8.800 dalam sebulan jika digunakan per hari rata-rata 8 jam. Bayangkan jika jutaan warga sadar dan melakukan ini, tentu besar penghematannya. Langkah kecil tapi jika dilakukan secara masif, dampaknya akan besar," tegas salah satu juru penerang Kementerian ESDM.

Pengunjung booth Kementerian ESDM lainnya, Tri Setiadi, juga merasa mendapatkan pengetahuan baru untuk hemat energi, terutama dalam penggunaan penyejuk ruangan (Air Conditioner/AC). 

"Jadi untuk setel AC nggak perlu sampai 18 derajat celcius, ya, 25 aja sudah cukup ya, dan dinginnya bisa merata dengan menambahkan kipas angin ya," tuturnya.

Booth Kementerian ESDM akan buka hingga tanggal 5 Desember 2017. Bagi masyarakat Sabang dan sekitarnya disilakan untuk mengunjungi booth ini, mulai pukul 11.00 WIB. Jak pioh ue booth Kementerian ESDM (bahasa Aceh, yang artinya: Ayo mampir ke booth Kementerian ESDM). (esdm/03)
Editor: Mardan H Siregar








Komentar