Sindikat Curanmor Ditembak Polsek Percut Seituan

Redaksi: Sabtu, 02 Desember 2017 | 00.13.00

Kapolsek Percut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Purba, SH, MH, perlihatkan hasil kejahatan tersangka sindikat curanmor. (Foto: Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Residivis kambuhan yang terlibat dalam sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) di sejumlah tempat berhasil diringkus personel Reskrim Polsek Percut Seituan, Kamis (29/11/2017) sekira pukul 15.00 WIB.

Karena berusaha kabur dan melawan petugas, dengan terpaksa petugas menembak kaki tersangka Eka Yuda (38) warga Jalan Pasar VII Beringin Gang Cempedak Desa Bandar Khalifah dan selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara.

Sedangkan temannya, Indra yang berhasil meloloskan diri terus dikejar dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Informasi di kepolisian, saat itu  Tengku Intan Khairani (22) warga Jalan Vetpur Raya Perum Jay Rehenti No. 59 Desa Lau Dendang bersama temannya, Evi berangkat dari Kantor Camat untuk membeli makan siang, setelah itu dia memarkirkan sepeda motornya di depan ruangan trantip Kantor Camat Percut Seituan dalam posisi stang terkunci. Kemudian dia bersama temannya kembali bekerja.

Pada saat selesai bekerja dan mau pulang ke rumah, Tengku Intan Khairani merasa terkejut karena tidak lagi melihat sepeda motornya. Merasa tidak senang korban selanjutnya melapor ke Polsek Percut Seituan.

Menerima laporan, personel Reskrim langsung melakukan penyelidikan, dan Senin 27 November 2017 pukul 16.30 WIB, tersangka Eka Yuda berhasil diringkus di kost-kosan Jalan Baru Desa Tembung Kecamatan Percut Seituan.

Dari lokasi ditemukan 1 Unit Sepeda Motor Honda Beat warna putih BK 4614 ADY dan 2 buah kunci Letter T. Dan karena berusaha kabur serta melawan petugas, kaki tersangka terpaksa ditembak.

Ketika diinterogasi, tersangka mengaku telah berulang kali melakukan pencurian sepeda motor antara lain, 14 November 2017 pukul 19.30 WIB di Kolam Psncinh Jalan Pancasila Tembung sepeda motor yang diambil Honda Variabel 125 warna putih-silver.

Kemudian, 17 November 2017 pukul 19.00 WIB, Sepeda Motor Honda Beat warna merah di Jalan Besar Medan-Tembung, lalu 20 November 2017 pukul 21.00 WIB, Sepeda Motor Mio Sporty warna merah di Jalan Denai.

Selanjutnya, 21 Movember 2017 pukul 22.00 WIB sepeda motor Mio Sporty warna hitam di Jalan Medan-Batang Kuis, 22 November 2017 pukul 11.00 WIB Sepeda Motor Verza warna abu-abu di Jalan Datuk Kabupaten Pasar III Sekolah Siti Amelia.

Kemudian, 23 November 2017 pukul 21.30 WIB sepeda motor Mio Sporty warna hitam di parkiran warnet Jalan Pasar III Datuk Kabupaten, dan 27 November 2017 pukul 15.30 WIB sepeda motor Honda Beat di parkiran Kantor Camat Percut Seituan. 

Kapolsek Percut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Purba, SH, MH, kepada Wartawan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Kasus itu masih terus kita kembangkan guna membongkar sindikat curanmor," jelas Hutahaean. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar 



















Komentar