Bupati Tapsel Terima Kunjungan CII

Redaksi: Kamis, 18 Januari 2018 | 16.24.00



Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu didampingi Asisten II Saulian Sabbih, foto bersama dengan tim CII Simon Badcock usai mmenerima kunjungan di ruang kerja Bupati Komplek Kantor Bupati Tapsel Desa Kilang papan Dano Situmba Sipirok. (Foto: Riswandy)



TAPSEL| HARIAN9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu menerima kunjungan tim Conservation International Indonesia (CII) dipimpin Simon Badcock di ruang kerja Bupati Komplek Kantor Bupati Tapsel Desa Kilang papan Dano Situmba Sipirok, Rabu (17/1/2018).

Dalam kunjungan tersebut Simon Badcock yang juga Senior Teritorial Program Advisor, didampingi North Sumatera Landscape Manager, Bharaty, serta Policy Senior Coordination, Popo Dedy Iskandar. Sementara Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu didampingi Asisten II Saulian Sabbih dan Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar

Pada kesempatan itu Senior Teritorial Program Advisor Simon Badcock mengatakan, tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk koordinasi tentang kegiatan CII, yang tujuan utamanya adalah untuk pengembangan program kelapa sawit berkelanjutan.

“ Program kelapa sawit berkelanjutan tersebut nantinya disesuaikan dengan harapan pemerintah, sebab program kelapa sawit berkelanjutan tersebut baru tiga daerah di Indonesia yang difokuskan yaitu Tapsel, Palalawan Riau dan Kalimantan Barat. Khusus Tapsel untuk program kelapa sawit berkelanjutan nantinya difokuskan untuk 4 kecamatan yaitu Kecamatan Batangtoru, Muara Batangtoru, Angkola Sangkunur dan Kecamatan Angkola Selatan, “ katanya.

Sementara Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu menyatakan, bumi dan air bukanlah warisan. Tapi merupakan kekayaan alam yang merupakan titipan buat anak anak cucu kita. Beda dengan warisan yang penggunaannya bisa sesuka hati kita.

“ Bila kita beranggapan bahwa bumi dan air merupakan warisan dari nenek moyang, maka kita cenderung memanfaatkannya secara berlebihan. Tapi bila kita beranggapan merupakan titipan buat anak cucu kita, maka kita akan terus berusaha menjaga titipan ini agar bisa dinikmati oleh generasi penerus yang akan datang dengan cara menjaga kelestariannya, “ ujar Syahrul.

Kepada CII, Bupati berpesan agar program kelapa sawit berkelanjutan dapat dibarengi dengan pemberian penyuluhan kepada seluruh petani sawit agar tidak lagi melakukan ekspansi perluasan lahan, tetapi fokus kepada peningkatan produksi sawit, karena sekarang kita semua sangat intens dengan pelestarian hutan yang ada.

“ Dengan difokuskannya empat Kecamatan di Tapsel yang masuk dalam program kelapa sawit berkelanjutan,  kiranya harus dibarengi dengan pemberian penyuluhan kepada seluruh petani sawit agar tidak lagi melakukan ekspansi perluasan lahan, “ tegas Bupati.  (Wan9)



Komentar