Redaksi: Minggu, 28 Januari 2018 | 06.20.00

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar usai pertemuan dengan Forum Koordinasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kab Jember di Rumah Makan Lestari Jl Kartini Jember. (Foto: Sis24)


JEMBER| HARIAN9
Tahapan Pilkada Gubernur Jawa Timur memang sudah berjalan dan hingga saat ini dan belum ada hal-hal yang mengendala dalam proses pentahapannya, namun demikian tentunya aparat keamanan Polri bersama TNI tetap membuat langkah-langkah antisipatif dalam rangka cipta kondisi yang kondusif terutama di Kabupaten Jember.

Sejak Tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon) pada 8-10 Januari 2018 yang baru akan ditetapkan pada Penetapan paslon pada 12 Februari 2018 suasana Politik semakin meningkat meskipun hingga saat ini masil dalam kondisi kondusif di kabupaten Jember.

Kamudian pada Masa kampanye dimulai 15 Februari-23 Juni 2018 dan masa tenang 24-26 Juni 2018 hingga "Pemungutan suara pada 27 Juni 2018," tentunya semakin mendekati akan semakin terjadi peningkatan  suhu politiknya, dan proses-proses seperti inilah yang patut mendapatkan perhatian dan antisipasi secara dini.

Upaya cipta kondisi memang harus di lakukan secara dini oleh semua pihak agar Pilkada Jawa Timur dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga pasca pemilihan nanti tercipta situasi yang selalu kondusif, dapat berjalan lancar dan aman.

Untuk itu pada Jumat (26/01/2018) pukul 21.00 WIB dengan inisiasi Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar  mengadakan pertemuan dengan Forum Koordinasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kab Jember di Rumah Makan Lestari Jl Kartini Jember.

Di samping Dandim 0824 bersama.Kapolres Jember, hadir segenap.perwakilan agama diantaranya : Prof Halim Subahar (MUI), Abdul Muis, S.Ag, M.Ag (FKUB), Iqnatius Sumarwiyadi (Musyawarah Antar Gereja), Romo Deni (Katolik), Wayan Resa (Hindu Parisade) dan Sutarno (Budha).

Pada pertemuan tersebut pada intinya menyepakati bersama bahwa Pilkada Propunsi Jawa Timur harus berjalan lancar dan aman, tidak ada pihak-pihak yang menodai dengan kampanye hitam, menggunakan hal-hal terkait agama yang digunakan untuk kepentingan kampanye dan pemenangan, menggunakan berita hoax dan lain-lain yang justru membuat Pilkada Jawa Timur tidak kondusif dan masyarakat terkotak-kotak.

Pada kesempatan tersebut semua yang hadir sekigus membuat video yang mengajak mensukseskan Pilkada Jawa Timur 2018 dan akan disebarluaskan melalui berbagai media untuk cipta kondisi Pilkada Jawa Timur 2018 diwilayah Kabupaten Jember berjalan dengan lancar dan aman.

Demikian halnya dalam wawancaranya dengan awak media AKBP Kusworo Wibowo didampingi Letkol Inf Arif Munawar dan Prof Halim Subahar mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Jember untuk melaksanakan Pilkada dengan lancar dan aman. (Sis24)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar