Mayat Mr X Mengapung Disungai Aceh Tamiang

Redaksi: Minggu, 28 Januari 2018 | 23.51.00

Mayat Mr X dalam posisi terlentang setelah digiring oleh seorang nelayan. (Foto: Jasmani)

ACEH TAMIANG| HARIAN9
Masyarakat Dusun Pahlawan, Kampung Kota, Kecamatan Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang dikejutkan dengan penemuan mayat tanpa identitas (Mr.X-red) terapung di sungai Aceh Tamiang, Minggu (28/01/18) 07:00 pagi.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang IPTU Ferdian Chandra,S.Sos melalui Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang IPTU Henok Simanjuntak saat dihubungi Harian9 melalui kontak selular menjelaskan, berdasarkan laporan masuk kebagian Humas Polres Aceh Tamiang yang telah dilaporkan oleh IPTU Sudirman, SE Kapolsek Kota Kualasimpang, telah ditemukan seorang mayat tanpa identitas oleh Muhammad Sadat (46), masyarakat Dusun Pahlawan Kampung Kota, Kecamatan Kota Kuala Simpang.

Dikatakannya, saat itu Muhammad Sadat sedang menjala ikan dengan menggunakan sampan, ketika dia tengah sungai, dia tidak sengaja melihat korban tanpa identitas mengapung dengan posisi terlentang tanpa busana dan hanya memakai celana dalam di tengah sungai mengikuti arus sungai, selanjutnya mayat tersebut digiringnya ke pinggir sungai kemudian Kepala Dusun (Kadus) Jafar memberitahukan ke Polsek Kota Kualasimpang.

"Saat ini Kanit Identifikasi Polres Aceh Taming Bripka Nazirullah bersama Tim sedang indentifikasi mayat tersebut, namun hasil Indentifikasi Tim Inafis Sat Reskrim Polres Aceh Tamiang dengan mengunakan Alat Mambis Dan Identification Portable System (IPS) ternyata indentitas korban tidak muncul karena korban belum terekam di E-KTP", ujarnya.

Menurutnya, karena indentitas mayat tidak ditemukan kemudian mayat di bawa ke RSUD Aceh Tamiang, hasil pemeriksaan Dokter RSUD Aceh Tamiang oleh dr. Ani disimpulkan bahwa tidak ditemukan tanda tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam di tubuh mayat, diduga meninggal karena tenggelam di sungai lebih dari 24 jam sehingga tubuhnya sudah membengkak.

"Untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian, mayat tersebut akan dilakukan proses Otopsi," jelas IPTU Henok Simanjuntak. (Jas9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar