Pasar Buah Ujung Titi Dibongkar

Redaksi: Jumat, 05 Januari 2018 | 23.18.00

Tampak teras depan telah dibongkar. (Foto : Jasmani)

ACEH TAMIANG| HARIAN9
Pembongkaran paksa dan sepihak tanpa diketahui oleh pemiliknya, salah satu kios pajak buah Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang, yang selama ini digunakan untuk usaha loket penjualan tiket bus, terlihat bagian terasnya sudah habis dibongkar, Jumat (05/01/18) Sore.

Surya Efendi atau yang lebih dikenal dengan sapaan Apek, pemilik loket bus Sempati Star, saat berada dilokasi pembongkaran, pada Harian9 menyampaikan, bangunan kios yang saya tempati untuk usaha ini merupakan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, dan kalau pun dibongkar, harus ada pemberitahuan terlebih dahulu.

"Saya akan memperjuangkan yang menjadi hak saya, dan kepada Badan Pengelola Aset, sangat saya sesalkan, karena  sampai terjadi pembongkaran ini adalah akibat dari kegagalan mereka," ujarnya.

Dikatakannya, dari sekian bulan yang lalu, telah saya laporkan kalau ada pihak-pihak yang menyatakan kios tersebut miliknya dan saya diminta untuk mengosongkannya, namun saya tetap bertahan sambil menunggu keputusan dari Badan Pengelolaan aset Kabupaten Aceh Tamiang.

"Saya juga pernah duduk bersama dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Tamiang dan Kepala bidang pendapatan pada Badan Pengelolaan keuangan dan aset, mereka juga pernah berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut melalui Pansus," sebutnya.

Ditambahkannya, melalui rekan-rekan media untuk dapat mempublikasikan berita ini dan saya akan terus berupaya untuk memperjuangkan hak pakai kios tersebut.

Sementara itu ditempat terpisah, ditemui di ruang kerjanya, Rahmad kepala bidang pendapatan pada Badan Pengelola keuangan dan Aset Kabupaten Aceh Tamiang, mengenai peristiwa tersebut menyampaikan. 

"Saya tidak dapat memberikan jawaban dan harap melakukan konfirmasi langsung pada pimpinan," jelasnya.

"Kejadian adanya pembongkaran bagian dari kios pasar buah tersebut, saya pun baru mendengarnya," paparnya. (Jas9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar