10993 KPM Paluta Akan Terima Bansos Rastra Tahun 2018 Secara Gratis

Redaksi: Selasa, 20 Februari 2018 | 16.12.00

Asisten II Setdakab Paluta Drs Ali Akbar Siagian MM bersama pihak lainnya melepas truk pengangkut bansos rastra 2018 sebagai tanda launching penyaluran rastra untuk KPM Paluta di halaman kantor Bupati Paluta, serta Pemkab Paluta adakan sosialisasi pendistribusian bansos rastra bagi KPM tahun 2018 di aula kantor Bupati Paluta, Selasa (20/2). (Foto: Akhir S Rambe)


PALUTA| HARIAN9
Sebanyak 10993 keluarga penerima manfaat (KPM) akan terima beras keluarga sejahtera (Rastra) secara gratis pada penyaluran tahap pertama tahun 2018 di daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Hal ini diketahui saat pelaksanaan sosialisasi dan launching pendistribusian Rastra di aula kantor Bupati Paluta, Selasa (20/2).

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Paluta Drs Bachrum Harahap yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Paluta Drs Ali Akbar Siagian MM dihadiri oleh Kadis Sosial Busro L Harahap, perwakilan Bulog Sub Divre Tabagsel Kurnia, camat se Paluta, koordinator dan pendamping PKH Paluta, TKSK beserta sejumlah undangan lainnya.

Asisten II Setdakab Paluta Drs Ali Akbar Siagian MM dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh camat serta pihak terkait lainnya agar memastikan bahwasanya bansos Rastra ini tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran serta tanpa dipungut biaya.

Lanjutnya, kepada tim monitoring dan pendamping harus benar-benar melakukan monitoring serta berkoordinasi melakukan pendampingan agar penyaluran Rastra ini dapat terlaksana sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Pastikan jika penyaluran rastra dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran serta tidak ada pungutan biaya alias gratis,” ujarnya.

Senada, kepala Dinas Sosial Paluta Busro Lakum Harahap menjelaskan bahwa bansos rastra tersebut akan disalurkan secara bertahap dalam waktu dekat tanpa dipungut biaya tebus atau diberikan secara gratis.

Namun untuk jumlah atau besaran bansos rastra ini akan bertransformasi dari jumlah sebelumnya sebanyak 15 kilogram setiap KPM menjadi 10 kilogram untuk setiap KPM tanpa dipungut biaya tebus.

“Tidak dipungut biaya, tapi jumlahnya hanya 10 kilogram untuk setiap KPM di setiap bulannya,” ujarnya.

Sementara, disela-sela kegiatan, Kabag Ekonomi Setdakab Paluta Tunggul P Harahap melalui kasubbag Fahrur Rozi menjelaskan bahwa sesuai SK Kemensos RI No : 4/HUK/2018 tentang penetapan perubahan jumlah KPM serta tahap penyaluran bansos Rastra dan BPNT tahun 2018 diketahui ada 10993 KPM di Paluta.

Dikatakannya, untuk tahun ini bansos rastra yang akan diterima warga sebanyak 10 kilogram untuk setiap bulannya, berbeda dengan tahun lalu yaitu 15 kilogram. Namun untuk tahun ini warga yang menerima bansos rastra tidak dipungut biaya alias gratis.

“Ada 10993 KPM yang akan menerima bansos rastra di Paluta. Untuk besarannya berkurang menjadi 10 kilogram dan tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Disampaikannya, penyaluran bansos rastra tahap pertama tahun 2018 ini sudah mulai dilakukan secara bergiliran dengan dilakukannya launching pendistribusian bansos rastra.

Perwakilan Bulog Tapsel melalui Sub Divre Kurnia yang bertindak sebagai narasumber memaparkan tentang tata cara penyaluran dan pendistribusian bansos rastra serta mekanisme perubahan KPM bansos rastra.

Pantauan, kegiatan sosialisasi dan launching pendistribusian bansos rastra juga ditandai dengan pelepasan launching secara formalitas truk pengangkut rastra oleh asisten II Setdakab Paluta Drs Ali Akbar Siagian MM untuk disalurkan kepada KPM di seluruh kabupaten Paluta. (kadek9)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar