Kemenag Akan Latih Juru Masak Katering Jemaah Haji Indonesia

Redaksi: Rabu, 21 Februari 2018 | 07.01.00

Rakor Penyempurnaan Menu Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi tahun 1439H/2018M di Jakarta, Selasa (20/02). (Foto: kemenag)


JAKARTA| HARIAN9
Kementerian Agama terus berupaya menyajikan layanan katering terbaik kepada jemaah haji. Selain aspek gizi dan variasi menu, citarasa Nusantara juga menjadi fokus perhatian.

Kasubdit Katering Dit Pelayanan Haji Luar Negeri Ahmad Abdullah menjelaskan bahwa pihaknya mensyaratkan juru masak asli Indonesia kepada setiap perusahaan penyedia katering yang akan melayani jemaah haji. Bahan baku dan bumbu masak pun semaksimal mungkin menggunakan bahan asli Indonesia.

"Tahun ini, kami  juga akan menyelenggarakan pelatihan bagi juru masak dapur perusahaan penyedia katering," jelas Abdullah saat Rakor Penyempurnaan Menu Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi tahun 1439H/2018M di Jakarta, Selasa (20/02).

Rakor ini mengundang peserta dari Indonesia Chief Association (ICA), ACS Jakarta, Unit Gizi RSPAD Gatot Subroto, Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, KKP Sukarno Hatta, serta Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung.

Menurutnya, selain penyempurnaan menu katering haji, rakor mengagendakan pembahasan desain pelatihan untuk para juru masak yang akan praktik di dapur yang sudah ditunjuk sebagai penyedia konsumsi jemaah haji di Arab Saudi.

"Setelah kontrak perusahaan penyedia katering, seluruh juru masak akan dilatih agar punya persepsi yang sama tentang cara masak yang baik, sanitasi yang baik sehingga jemaah semakin nyaman," ujarnya.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis menyambut baik program pelatihan ini. Menurutnya, selama ini pihaknya sudah mensyaratkan agar juru masak harus orang Indonesia. Sebab, kalau bukan orang Indonesia, terbukti tidak bisa masak menu Indonesia.

"Tahun ini kita akan mengadakan pelatihan juru masak, diharapkan mengurangi masalah katering," tuturnya.

Dikatakannya, kalau pihaknya akan mensosialisasikan hal ini kepada penyedia katering. Termasuk juga sosialisasi agar nantinya mereka  menggunakan produk dan bumbu masak Indonesia dan juru masak asal Indonesia. 

"Kita akan memberikan informasi ini kepada para penyedia bahwa tidak sulit untuk memenuhinya," tandasnya. (kemenag/03)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar