MENGGELIATNYA INDUSTRI MANUFAKTUR MIKRO KECIL

Redaksi: Jumat, 09 Februari 2018 | 10.40.00

Ilustrasi

Oleh: Rita Herawaty

Industri manufaktur mikro kecil merupakan salah satu motor penggerak perekonomian dan dianggap strategis karena mampu menciptakan sumber daya manusia yang memiliki daya saing dan kesejahteraan masyarakat. 

Pengembangan dan peningkatan produksi industri manufaktur mikro kecil merupakan salah satu fokus kebijakan pemerintah saat ini.

Dari data yang rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara, rata-rata pertumbuhan industri manufaktur mikro kecil selama tahun 2017 sebesar 0,66 persen. 

Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Provinsi Sumatera Utara pada triwulan I-2017 naik sebesar 5,08 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2016 (y-on-y). 

Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Provinsi Sumatera Utara pada triwulan II-2017 naik sebesar 0,55 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2016 (y-on-y). 

Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Provinsi Sumatera Utara pada triwulan III-2017 turun sebesar 1,04 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2016 (y-on-y). 

Pada triwulan IV, pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Provinsi Sumatera Utara sedikit lesu turun sebesar 1,81 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2016 (y-on-y). 

Pemberdayaan industri manufaktur mikro kecil merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan kehidupan perekonomian masyarakat Sumatera Utara karena dapat menciptakan lapangan kerja dan mengurangi tingkat kemiskinan. Peran pemerintah dan stakeholder sangat penting dalam mendorong tumbuh kembangnya industri manufaktur mikro kecil. 

Kebijakan yang meningkatkan pertumbuhan industri manufaktur mikro kecil antara lain, Pertama, Penyempurnaan peraturan yang terkait dengan perizinan; kedua, Peningkatan akses kepada sumber daya finansial dan sumber daya produktif lainnya; ketiga, Pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif bagi industri manufaktur mikro kecil.

Kebijakan pemberdayaan dan pengembangan industri manufaktur mikro kecil diarahkan untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan masyarakat. (Rita Herawaty, Fungsional Statistisi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara)
Editor: Mardan H Siregar 






Komentar