Pemkab Tapsel Terapkan Absensi Aplikasi Fingerprint

Redaksi: Sabtu, 03 Februari 2018 | 09.54.00

Salah seorang ASN Pemkab Tapsel melakukan uji coba absensi menggunakan aplikasi figerprind melalui smartphone Android yang dipandu salah seorang operator, Jumat (2/2). (Foto : Riswandy)



TAPSEL| HARIAN9
Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja dan kedisplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) mulai menerapkan absen elektronik berupa aplikasi fingerprint. 

Sistem ini dinilai efektif untuk mendisiplinkan  pegawai yang selama ini dianggap sebahagian kurang disiplin.

“Jika sebelumnya cukup dengan membubuhkan tanda tangan di buku absensi, kini para ASN harus langsung absen dengan sidik jari yang ditempelkan pada smartphone Android,“ ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Tapsel Drs. Parulian Nasution MM melalui Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, di ruang kerjanya, Jumat (2/2).

Dikatakannya, menerapkan absen elektronik berupa aplikasi fingerprint mulai efektif diberlakukan 1 Februari 2018 bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Tapsel baik yang bertugas di Sekretarit Pemkab Tapsel, di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan hingga Kelurahan, sehingga dengan alat absensi tersebut, para pegawai terdata dengan baik dan benar.

Aplikasi fingerprint juga hanya bisa digunakan untuk para pengguna smartphone android yang memiliki fitur fingerprint di HP-nya dan fungsi dari aplikasi-aplikasi ini juga untuk menjaga privasi. Jadi, tidak sembarang orang yang dapat melihat-lihat HP tanpa seijin dari sang pemilik.

“Penerapan absensi aplikasi fingerprint merupakan salah satu terobosan Pemkab Tapsel, dalam upaya memaksimalkan kinerja dan penegakan disiplin ASN, meningkatkan efektivitas pegawai, karena pengemasan absensi sidik jari menggunakan smartphone Android, tidak bisa diwakili oleh pegawai yang nama-namanya sudah didaftarkan, sehingga memiliki satu visi- misi yang sama dalam mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera dalam melayani masyarakat,“ ujarnya.

Diungkapkannya, absensi elektronik melalui Aplikasi Fingerprint juga akan online dan tersambung ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Bupati, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapsel, sehingga pimpinan daerah bisa memantau seluruh PNS yang ada di Tapsel.

“Absensi aplikasi fingerprint tersebut akan link ke BKD Kabupaten Tapsel, Bupati dan Wakil Bupati, dengan demikian siapa saja ASN yang terlambat ataupun absen akan langsung diketahui oleh BKD dan akan mempengaruhi terhadap Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN itu sendiri,“ pungkasnya.

Sementara itu beberapa pegawai yang ditemui berharap, "dengan diberlakukannya absensi elektronik itu bisa mengubah kedisiplinan pegawai yang ada di lingkungan Pemkab Tapsel, “ ujar salah satu ASN Tapsel. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 













Komentar