Pengaruh Bencana Alam Terhadap Perekonomian

Redaksi: Sabtu, 10 Februari 2018 | 00.29.00

Ilustrasi

JAKARTA| HARIAN9
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati  mengatakan bahwa bencana alam dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan dalam perekonomian. 

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) Gubernur Seluruh Indonesia dengan tema Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam Penanganan Radikalisme, Terorisme dan Bencana di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (07/02).

Dicontohkannya, bagaimana bencana alam seperti tsunami di Aceh dan gempa di Jogja berpengaruh terhadap perekonomian, yaitu potensi hilangnya Pendapatan Domestik Bruto.

"Gempa di Indonesia bisa berpotensi menyebabkan hilangnya GDP kita sampai 3 persen, 30 Billion US Dollar. Kalau kita ingat Aceh waktu tsunami itu telah membuat bencana costnya adalah 4,5 billion Dollar.  Yogyakarta waktu mengalami earthquake kehilangan 30 persen dari GDP daerahnya," ungkapnya.

Dalam paparannya yang bertajuk Kebijakan Pendanaan Penanggulangan Bencana dan Terorisme, Menkeu menjelaskan  secara geografis Indonesia selalu beresiko terhadap gempa bumi yang sifatnya seismik dan vulkanik.  

Indonesia juga negara yang diapit oleh dua samudra besar dunia. Curah hujan Indonesia yang sekitar 2000 mm per tahun juga termasuk yang tertinggi di seluruh dunia untuk negara kepulauan.

"Oleh karena itu potensi terjadinya bencana alam seperti banjir gempa dan gempa bumi itu, kombinasi yang harus terus-menerus menjadi perhatian kita. Kita harus hidup dengan memasukkan bahwa potensi risiko ini selalu hadir di negara kita dan bagaimana kita bisa mendesain program pembangunan yang tetap resilient, istilahnya berdaya tahan," jelasnya. 

Ditambahkannya, untuk tahun 2018 pemerintah telah memiliki rencana Prioritas Penanggulangan Bencana diantaranya adalah penguatan kapasitas sarana prasarana untuk menangani bencana, pemulihan dana daerah bencana, penataan lingkungan dan ruang serta penguatan kelembagaan terutama di daerah. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 












Komentar