Pilkada Langkat: Terasa Nomor 1 dan Berbudi Nomor 2

Redaksi: Selasa, 13 Februari 2018 | 23.17.00

Pasangan Terbit Rencana Perangin-Angin dan Syah Afandin mendapat nomor urut 1, sedang Rudi Hartono Bangun dan Budiono, memproleh nomor urut 2 pada rapat pleno, pengundian nomor urut pasangan calon pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Langkat tahun 2018 di gedung Pegnasos, Jalan Pattimura, Stabat, Selasa (13/2). (Foto: Hermansyah)


LANGKAT| HARIAN9
Pasangan Terbit Rencana Perangin-Angin dan Syah Afandin mendapat nomor urut 1, sedang Rudi Hartono Bangun dan Budiono, memproleh nomor urut 2 pada rapat pleno, pengundian nomor urut pasangan calon pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Langkat tahun 2018 di gedung Pegnasos, Jalan Pattimura, Stabat, Selasa (13/2).

Terbit Rencana Perangin-angin dan Syah Afandin yang memperoleh nomor urut satu, mengatakan, nomor urut satu adalah nomor kemenangan dan nomor yang diridhoi Allah.

"Semua nomer itu baik. Nomor satu adalah nomor yang diridhoi Allah SWT karena merupakan nomor kemenangan," kata Terbit.

Pria yang akrab disapa Cana tersebut mengatakan, pasca ditetapkan menjadi calon, dia berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada mereka untuk mengabdi menjadi pelayan masyarakat.

"Kami berharap diberikan amanah untuk memimpin Kabupaten Langkat, kedepannya," ujarnya.

Bahkan calon Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin juga meminta agar agar masyarakat tidak lupa memilih nomor satu pada Pilkada 27 Juni mendatang.

"Jangan lupa masyarakat agar memilih nomor satu ya, jangan lupa ya," ucapnya.

Senang

Calon Wakil Bupati Langkat, Budiono mengaku senang dengan nomor urut dua yang menjadi nomor urut mereka pada pilkada Langkat tahun 2018. 

Karena menurutnya yang menjadi pasangan Rudi Hartono Bangun ini mengaku sangat mengidam-idamkan nomor tersebut, sebab nomor urut dua adalah nomor urut keberuntungan.

"Nomor keberuntungan. Sudah saya idam-idamkan," katanya, seusai pengundian nomor urut calon bupati dan wakil bupati Langkat di Gedung Pegnasos, Stabat.

Berbeda dengan Rudi Hartono, anggota DPR RI ini mengatakan, nomor tersebut adalah pemberian Allah. Allah yang memberikan nomor tersebut sehingga menjadi nomor keberuntungan.

Dikatakannya, setelah pengundian nomor tersebut, mereka akan merumuskan pendekatan-pendekatan yang bisa menyentuh masyarakat sehingga nanti warga mau memilih mereka.

"Kita bekerjasama dengan masyarakat. Apa saja yang bisa membuat kita dekat dengan masyarakat," katanya.

Calon Bupati Langkat nomor urut dua, Rudi Hartono Bangun meminta agar mereka bisa bersaing secara sehat, menjaga kondusifitas dan tidak melanggar aturan.

"Selagi tidak melanggar aturan KPU mari kita bersaing dengan segala cara, cara apapun boleh asal tidak melanggar aturan," kata Rudi.

Adu Pantun

Setelah masing-masing mendapatkan nomor urut, ke dua pasangan calon diberikan kesempatan untuk berbalas pantun. Memperoleh kesempatan pertama, Terbit Rencana langsung membacakan pantun miliknya.

"Anak melayu Langkat berseri, bersatu tekad bersatu hati, tanah dan tuan pun bersatu hati, doakan kami memimpin Langkat berseri," katanya.

Usai membacakan pantun, Terbit Rencana langsung mendapatkan aplus dari peserta.

Tidak mau ketinggalan, Rudi Bangun, pun menggebrak panggung dengan pantun miliknya.

"Kalau ingin anak yang baik jangan lupa diajar mengaji, kalau mau Langkat yang baik jangan lupa pilih pasangan Berbudi," ujarnya.

Ketua KPUD Langkat Agus Arifin, mengatakan setelah pihaknya melewati beberapa rangkaian acara pada hari ini, dari pencabutan nomor undian oleh wakil dari kedua pasangan calon, guna menentukan siapa yang berhak mencabut nomor urut terlebih dahulu, hingga pencabutan nomor urut penentu oleh paslon Bupati.

"Hasilnya telah diperoleh secara resmi bahwa paslon Terasa ditetapkan mendapatkan nomor 1 dan paslon Berbudi nomor 2. Maka bagi warga Langkat mulai sekarang harus memulai untuk menentukan pilihan terbaiknya untuk masa depan Langkat kedepan, pada 27 juni mendatang," ujarnya.

Sebab pada pengalaman Pilkada 2014 silam, sambung Arifin, tingkat partisifasi pemilih di Kabupaten Langkat tergolong rendah, padahal  target nasional pada kala itu hanya 77,5persen. Jadi harapannya  untuk Pilkada 2018 ini, partisifasi pemilih bisa lebih meningkat lagi.

“Tentu hal ini bisa tercapai dengan dukungan semua pihak tak terkecuali peran dari tim sukses (TS) kedua Paslon, untuk menyeruhkan kepada semua masyarakat sampai kepelosok wilayah Langkat, agar ikut memberikan suara terbaiknya dalam Pilkada 2018 ini. Sebab semakin banyak yang memilih maka semakin baik legitimasinya terhadap calon yang dipilih,” harapnya.

"Saya atas nama KPUD Langkat juga sangat berharap agar dalam perjalanan proses Pilkada ini, semuanya berjalan aman dan kondusif, mari kita berpolitik santun No Intimidasi No Sara,” ajaknya.

Ketua KPU Langkat, Agus Arifin terpisah kepada Analisa mengatakan, Pilkada Langkat tahun 2018 hanya diikuti dua pasang calon. Lima balon independent lainnya tidak ditetapkan menjadi calon karena dianggap tidak memenuhi syarat.

Di mana pasangan Terbit Rencana Perangin-angin-Syah Afandin didukung Partai PKB, PAN, PBB, Hanura, Gerindra, PDIP, Golkar dan PPP. Sedangkan Rudi Hartono Bangun dan Budiono diusung PKS, Demokrat dan NasDem.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Bupati Langkat yang diwakili Aisten II Ekbansos Hermasyah, Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin, Dandim 0203 Langkat Letkol Inf Deni Eka Gustiana, Kajari Langkat H. Andri Ridwan, Ketua PN Stabat Raden Aji Suryo, Kepala BNNK Langkat AKBP Ahmad Zaini, Ketua PWI Langkat Hery Putra Ginting, Ketua MUI Langkat, Ketua Panwaslu Kabupaten Langkat, Kedua pasangan calon, sejumlah SKPD dari jajaran Pemkab Langkat dan para kader partai pendukung  dan simpatisan dari kedua paslon dan para undangan lainya. (hs9)
Editor: Mardan H Siregar 







Komentar