Tersangka Cabul Ditangkap Polres Tapsel

Redaksi: Selasa, 27 Februari 2018 | 00.06.00

B, tersangka cabul saat diamankan di Mapolres Tapsel, Kamis (22/2).  (Foto : Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Tim Operasi Internal (Opsnal) Sat Reskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menangkap B (50) warga Desa Janji Mauli Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapsel, tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur MDP (7) penduduk Desa Muara Tais III Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapsel, Kamis (22/2).

Tersangka ditangkap aparat kepolisian berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP.Kap/36/I/2018/Reskrim setelah adanya laporan pengaduan ibu korban Anita Maharani (31) warga Desa Muara Tais III Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapsel ke Polres Tapsel Nomor: LP/18 /I/2018/TAPSEL/SU, tanggal 15 Januari 2018.

Kapolres Tapsel AKBP Mohammad Iqbal, S.Ik, M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Ismawansyah, SH yang dikonfirmasi, Jumat (23/2) membenarkan penangkapan tersangka kasus pencabulan tersebut.

“Tersangka kini sedang dalam pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tapsel. Sementara korban dalam kondisi trauma didampingi ibunya untuk dimintai keterangan sebagai saksi korban,“ ujar Kasat

Kronologis kejadian, Kasat juga memaparkan bahwa peristiwa memilukan yang menimpa korban yang masih bocah tersebut terjadi pada Senin, 8 Januari 2018 sekira pukul 17.30 WIB saat korban sedang mandi di kamar mandi masjid dekat rumah korban di Desa Muara Tais III Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapsel. Sementara ibu korban sedang berada di rumahnya.

Saat ibu korban sedang memasak tiba tiba ia mendengar suara jeritan korban yang berasal dari arah kamar mandi mesjid tersebut. Spotan ibu korban langsung menyapa dan memanggil korban apa gerangan yang terjadi.

Korbanpun langsung pulang dan menghampiri ibunya sembari menceritakan bahwa korban telah dilakukan tidak senonoh oleh tersangka dengan cara memasukkan alat kelamin tersangka ke dalam lubang anus korban. Atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan langsung membuat laporan ke Polres Tapsel.

“Atas perbuatannya, tersang dijerat Pasal 76 e Jo pasal 82 ayat (1) no 23 thun 2002 dalam perkara, setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa melakukan tipu muslihat melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul dengan cara sodomi,“ jelas Kasat. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 









Komentar