SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


Edarkan Narkotika, Petani Digulung Polisi

Redaksi: Sabtu, 31 Maret 2018 | 19.06.00

Tersangka PS dan barang bukti saat menjalani pemeriksaaan di ruang Satresnarkoba Polres Tapsel, Kamis (29/3). (Foto: Riwandy)

TAPSEL| HARIAN9
Satuan Reserse Narkotika dan Obat (Sat Resnarkoba) Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Selatan (Tapsel) mengamankan PS (35), warga Desa Huraba Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel, dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja, Kamis (29/3) sekira pukul 22.00 WIB.

Tersangka yang diduga sebagai pengedar ganja digulung petugas di depan salah satu rumah  makan di Desa Siloung Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapsel. 

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti 20 bungkus (amplop) diduga berisikan ganja kering siap edar yang totalnya seberat 9,8 gram yang dibungkus dalam plastik assoy warna merah, uang tunai sebesar Rp.230.000,- dan satu unit sepeda motor Satria F warna hitam les merah tanpa Nomor Polisi

Informasi yang dihimpun di Mapolres Tapel, Jumat (30/3) menyebutkan, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat yang mulai resah akibat akhir-akhir ini penyalahgunaan narkotika khususnya jenis ganja di wilayah Kecamatan Batangtoru semakin marak.

Mendapat informasi tersebut, Kasat Resnarkoba AKP Zulfikar, SH langsung membentuk tim dan menerjunkannya ke wilayah Batangtoru untuk segera melakukan penyelidikan atas informasi dari masyarakat tersebut.

Petugas yang telah mengetahui ciri-ciri tersangka, tanpa kesulitan berhasil mengamankan tersangka di depan salah satu rumah  makan di Desa Siloung Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapsel. 

Saat dilakukan penggeledahan badan dan petugas menemukan barang bukti narkotika jenis ganja siap edar.  Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Sat Resnarkoba Polres Tapsel guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Tapsel AKBP. M Iqbal Harahap, S.Ik, M.Si yang dikonfirmasi melalui Kasat Resnarkoba Polres Tapsel AKP. Zulfikar, SH, membenarkan personilnya telah melakukan penangkapan terhadap tersangka diduga sebagai pengedar ganja di daerah Batangtoru.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka PS mengakui bahwa ganja tersebut adalah benar miliknya untuk dijual secara eceran di wilayah Batangtoru dan kita masih terus melakukan pengembangan,“ ujar Kasat.

Dihimbaunya, kepada masyarakat agar terus membangun kerja sama dengan petugas dalam melakukan pemberantasan peredaran Narkotika demi menyelamatkan anak cucu kita dari bahaya narkoba yang sudah kini sudah darurat. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar