Gagal Bongkar ATM dan Brankas BRI, Gerombolan Rampok Gasak Satpamnya

Redaksi: Senin, 12 Maret 2018 | 00.00.00

Petugas dari Reskrim Porles Tapsel saat olah TKP di BRI Unit Simpang Brakas, Halongonan Timur, Minggu (11/3). (Ist./Akhir S Rambe)


PALUTA| HARIAN9
Gagal melakukan perampokan terhadap Brankas dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Simpang Brakaz di Simpang Brakaz, kecamatan Halongonan Timur, gerombolan perampok ini menggasak dan membawa lari sepeda motor dan barang-barang milik satpam penjaganya.

Informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung hari Minggu (11/3) sekitar pukul 04.00 WIB dinihari dengan pelaku berjumlah 4 orang. 

Dari keterangan korban Juanda M Aritonang (29) warga dusun Huta Puli, Desa Sihopuk Baru, Kecamatan Haltim yang merupakan satpam penjaga malam BRI unit simpang Brakaz menceritakan kronologis kejadian terjadi sekira pukul 04.00 WIB. 

Pada saat ia sedang berjaga malam dan istirahat, ia didatangi pelaku yang berjumlah 4 (empat) orang yang selanjutnya pelaku menutup matanya dengan kain sarung dan mengikat kedua tangannya kebelakang badan dengan menggunakan tali nilon dan lakban. Kemudian, sekitar 10 hingga 15 menit kemudian para pelaku meninggalkannya dan kantor Bank BRI. Selanjutnya ia berusaha keluar dari kantor dan meminta tolong kepada warga lainnya.

“Ada empat orang yang tiba-tiba datang dan menutup mata saya pakai sarung, tangan saya diikat pakai nilon dan lakban. Tapi sekitar 10 menit mereka tiba-tiba pergi," ujarnya.

Ketika ia berhasil mendapat pertolongan dari warga, dirinya baru mengetahui bahwa motor jenis KLX beserta sejumlah barang miliknya dibawa kabur oleh pelaku.

Terpisah, Kapolres Tapsel AKBP M Ikbal SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ismawansa melalui selulernya membenarkan kejadian tersebut. Dari rekaman CCTV diketahui para pelaku masuk dari pintu belakang kantor, setelah mengamankan korban pelaku membongkar isi kantor termasuk membongkar salah satu mesin ATM namun tidak berhasil mendapatkan uang dari dalam ATM dan brankas.

Selanjutnya para pelaku mengambil dan membawa lari sepeda motor jenis KLX dan sejumlah barang-barang milik korban. Saat ini kasus sedang ditangani dan dilakukan pengembangan untuk melacak keberadaan tersangka.

“Kita sudah melakukan olah TKP dan sedang melakukan pengembangan untuk melacak keberadaan pelaku. Mohan doanya agar kasus dan pelakunya segera terungkap,” pungkasnya. (kadek9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar