Kapolres Pimpin Penggrebekan Lokasi Hiburan TFK

Redaksi: Kamis, 01 Maret 2018 | 18.02.00

Kapolres Padangsidimuan AKBP Hilman Wijaya, S.Ik, saat memimpin penggrebekan lokasi hiburan TFK Jalan HM Nurdin (By Pass), Desa Pudun, Kecamatan Padangsimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, Senin (26/3) sekira pukul 02.00 WIB. (Foto: Riswandy)


PADANGSIMPUAN| HARIAN9
Diduga jadi sarang peredaran narkoba, Kapolres Padangsidimuan AKBP Hilman Wijaya, S.Ik, MH pimpin langsung penggrebekan lokasi hiburan TFK Jalan HM Nurdin (By Pass), Desa Pudun, Kecamatan Padangsimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, Senin (26/3) sekira pukul 02.00 Wib.

Dalam penggerebekan tersebut, personil kepolisian dari Sat Narkoba mengamankan 2 orang karyawan TFK masing-masing SZS (38) warga Jalan Muara Tais Pargumbangan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan RHs alias Bodong (37) warga Delitua Kabupaten Deli Serdang dan menyita barang bukti dua butir pil yang ada pada keduanya.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Padangsidimpuan, Selasa (27/2) menyebutkan, penggerebekan lokasi hiburan TFK tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa di lokasi hiburan tersebut sering terjadi peredaran narkoba jenis ekstasi.

Dari informasi tersebut, personil kepolisian dari Polres Padangsidimpuan dipimpin langsung Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, S.Ik, MH meluncur ke lokasi hiburan dengan meyamar sebagai pengunjung dan memesan 2 butir ekstasi dengan harga perbutirnya Rp350 ribu kepada kepada SZS yang juga salah satu karyawan TFK.

Saat SZS menyerahkan barang haram tersebut kepada petugas yang menyamar sebagai pengunjung tempat hiburan TFK, seketika itu juga, petugas pun langsung memperlihatkan indentitas dan mengamankan SZS.

Dari hasil diintrogasi petugas di tempat, SZS mengaku barang haram yang dijualnya kepada setiap pengunjung TFK yang memesan pil ekstacy berasal dari RHS alias bodong yang juga karyawan TFK. Seketika itu juga petugas meringkus RHC di lokasi yang sama dan memboyong keduanya ke Mapolres Kota Padangsidimpuan untuk penyelidikan lebih lanjut, sekaligus mengamankan barang bukti dua butir pil ekstacy dan 109 botol minuman keras tanpa ijin.

Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya, S.Ik, MH yang dikonfirmasi membenarkan penggerebekan tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki lebih dalam atas peredaran narkoba di seluruh ttempat hiburan di Kota Padangsidimpuan.

Terkait dengan tempat hiburan TFK yang sering dijadikan transaksi narkoba, Kapolres menyatakan, bahwa pihaknya telah melakukan penyegelan, karena tidak memiliki ijin keramaian dan tidak memiliki SIUP minuman keras yang juga telah dilarang oleh Perda miras.

“Untuk sementara lokasi hiburan tersebut kita segel karena tidak memiliki izin keramaian dan juga tidak ada SIUP untuk menjual minuman keras yang sudah dilarang oleh Perda kota Padangsidimpuan,“ ungkapnya, seraya menambahkan, pihaknya juga akan memanggil pemilik tempat hiburan untuk dimintai keterangan. (Wan9)





Komentar