SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


Kemendag Gelar Klinik Bisnis di Toraja

Redaksi: Rabu, 28 Maret 2018 | 07.34.00



TORAJA| HARIAN9
Kementerian Perdagangan semakin serius mengembangkan potensi produk lokal berbagai daerah di Indonesia. Melalui Direktorat Jenderal Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN), Kemendag menggelar program Klinik Bisnis selama dua hari, 23-24 Maret 2018, di Hotel Misiliana, Toraja, Sulawesi Selatan. 

Program ini diharapkan mampu mengangkat potensi produk lokal Toraja dan Tana Toraja ke level yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

Gelaran ini diikuti sekitar 140 usaha kecil dan menengah (UKM) yang berasal dari Kabupaten Toraja dan Toraja Utara. Acara ini terselenggara berkat kerja sama Kemendag dengan Pemerintah Daerah Tana Toraja dan Pemerintah Daerah Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

“Program Klinik Bisnis diharapkan menambah pengetahuan secara langsung kepada ratusan UKM. Salah satunya, mengolah produk lokal menjadi produk bernilai tambah dan siap memasuki pasar nasional dan ekspor,” tegas Direktur P3DN Luther Palimbong.

Menurutnya, kegiatan yang langsung menyentuh pelaku usaha seperti Klinik Bisnis ini merupakan arahan dan mandat langsung Presiden Joko Widodo saat Sidang Kabinet pada 15 Maret 2018 lalu. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan, ke depan program pemerintah harus mengutamakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Kegiatan Klinik Bisnis ini merupakan respons langsung arahan Presiden, dengan bersentuhan langsung dengan rakyat,” ungkapnya.

Ditambahkannya, seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat, konsumen akan memilih produk berkualitas. Melalui pelatihan seperti ini, produk-produk yang dihasilkan UKM di Toraja akan semakin meningkat dan siap bersaing dengan produk sejenis di pasar dalam negeri.

“Pelaku UKM kami ajak secara langsung membuat produk-produk berkualitas. Kompetensi pelaku UKM ini diasah dan ditingkatkan sehingga semakin terampil mengolah produk-produk khas Toraja yang bermutu. Dengan produk yang berkualitas akan memudahkan peritel modern dan marketplace memasarkan produk tersebut,“ imbuhnya.

Dalam kegiatan klinik bisnis ini, pengajar langsung didatangkan dari Probolinggo dan Surabaya, Jawa Timur. Selain pakar di bidangnya, tenaga pengajar juga merupakan praktisi yang mengolah bahan-bahan mentah menjadi makanan ringan berkualitas tinggi.

Dalam kesempatan ini, Luther juga menyosialisasikan Portal Etalase Produk Dalam Negeri yang dibuat Direktorat P3DN. Portal tersebut berisi produk-produk UKM dari seluruh Indonesia beserta nama UKM dan alamatnya. Dengan demikian, UKM akan lebih mudah mendapatkan pembeli dari berbagai daerah di dalam negeri, maupun luar negeri.

“Ke depan Klinik Bisnis ini akan dikembangkan di sejumlah daerah Indonesia untuk meningkatkan kualitas produk-produk dalam negeri. Dengan demikian, pelaku UKM dapat mengembangkan usahanya, memperluas jaringan di tingkat domestik dan pasar global, terutama memperkuat pasar dalam negeri,” pungkas Luther. (rel/03)     
Editor: Mardan H Siregar



Komentar