Ditjen Yankes RI Resmikan Fasilitas UTD di RSUD Pirngadi

Redaksi: Rabu, 25 April 2018 | 19.05.00

Ditjen Yankes Republik Indonesia (RI) Dr. Bambang Wibowo. Sp. OG (K) MARS didampingi dirut RSUD dr Pirngadi,dan wakil Walikota Medan pada saat peresmian fasilitas UTD RSUD dr Pirngadi Medan. (Foto: Jaenal Abidin)


MEDAN| HARIAN9
Sejalan dengan kebutuhan darah yang sangat tinggi, bahkan menurut data WHO kebutuhan darah di Indonesia sebanyak 5,1 juta kantong yang dibutuhkan setiap tahunnya namun hanya 4,2 juta kantong darah saja yang diperoleh setiap tahunnya.

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (Ditjen Yankes) Republik Indonesia (RI) Dr. Bambang Wibowo. Sp. OG (K) MARS mengatakan, akses pelayanan darah itu harus semakin diperluas. Maka, pemerintah daerah termasuk rumah sakit milik pemerintah dan PMI harus membuka akses yang luas agar pelayanan darah ini makin baik.

"Maka dari itu, kami juga berterima kasih kepada Rumah Sakit dr Pirngadi yang B akses pelayanan darah ini,” katanya usai meresmikan Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan yang juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan, Selasa (24/4/2018).

Dituturkannya, selama ini penyebab kematian ibu 9 persen karena kebutuhan darahnya tidak terpenuhi. Untuk itu ia mengapresiasi RS Pirngadi. Ia juga mengingatkan kepada direktur RS Pirngadi agar mengelola UTD ini dengan sebaiknya mengingat bekerja denga darah potensi resikonya sangat tinggi. 

“Pertama terkait pencegahan infeksi melalui darah ini,  sederhana tetapi ini sangat penting jangan sampai keliru memberi label dan segalanya. Screening darag juga harus baik sehingga layanan darah ini semakin baik,” jelasnya. 

Ditambahkannya,untuk  itu kami melakukan kerja sama dengan  pendonor baru dan bisa juga kepada pihak puskesmas untuk merekrut calon pendonor yang baru. 

“Harus menjalin kerjasama dengan pendonor baru atay pendonor yang lama. Sehingga akses dan mutu baik. Palagi rumah sakit ini sudah terakreditasi tentunya darah yang dihasilkan di rumah sakit ini juga otomatis sudah terakreditasi,” harapnya.

Sementara Direktur Utama RSUD dr Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan menuturkan hari ini pihak rumah sakit meresmikan Instalasi UTD di mana menurutnya selama ini kebutuhan darah di RS Pirngadi sebanyak 1000 kantong darah perbulannya. Tentunya hal itu membutuhkan biaya yang cukup besar sampai miliaran rupiah pertahunnya.

"Sehingga kami mengefisiensi dengan membangun UTD ini,” ungkapnya.

Selain acara peresmian UTD juga dilaksanakan kegiatan donor dan peluncuran aplikasi tambahan sistem informasi rumah sakit. Di mana ada 6 aplikasi baru yang diluncurkan bertujuan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta melihat fasilitas lainnya.

"Salah satunya yaitu pendaftaran secara online bagi pasien," pungkasnya. (Jae9)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar