Gathering Dan Talkshow Kawasan Kurma Hajoran Di Paluta

Redaksi: Jumat, 27 April 2018 | 00.18.00

Ratusan masyarakat tampak antusias menghadiri Gathering dan talkshow serta launching KKI dan KKH Sumut di desa Hajoran, kecamatan Padang Bolak, Selasa (24/4). (Foto: Akhir S Rambe)


PALUTA| HARIAN9
Ratusan masyarakat tampak antusias mengikuti Gathering dan Talkshow Kawasan Kurma Indonesia dan Kawasan Kurma Hajoran Sumatera Utara yang dilaksanakan di Desa Hajoran, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (24/4).

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Paluta Drs Bachrum Harahap yan diwakili oleh Asisten III Setdakab Paluta Drs Anwar Benni MM, sejumlah anggota DPRD Paluta, pimpinan SKPD Paluta, OKP, Ormas, masyarakat sekitar serta sejumlah pejabat di perusahaan Kawasan Kurma Indonesia.

Bupati Padang Lawas Utara Drs H Bachrum Harahap melalui Asisten III Drs Anwar Benni MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih serta menyambut baik acara gathering dan talkshow kawasan kurma Hajoran Sumut ini.   

"Sektor pertanian dalam kehidupan masyarakat Paluta sangat penting, maka selaku pemerintah daerah berusaha untuk bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dan para stake holder untuk mencari upaya dalam meningkatkan sektor tersebut agar tetap mampu memberikan kontribusi yang baik bagi peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat salah satunya melalui swasembada pangan," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Kawasan Kurma Indonesia (KKI) Safrijal SE mengatakan, kawasan perkebunan kurma yang dibangun bersama-sama, tidak hanya meningkatkan ekonomi pemiliknya namun juga menggeliatkan ekonomi masyarakat tempatan.

Sehingga perkebunan ini juga menjadi lahan amal pemilik dan masyarakat muslim lainnya dengan tujuan utama untuk mensejahterakan masyarakat melalui perkebunan kurma.

"Untuk meningkatkan perekonomian dan keimanan masyarakat, kawasan kurma hadir di Sumut dengan konsep kebun kurma dan resort lingkungan Islami, apalagi kawasan pertama di provinsi Sumut yang terletak di Gunung Tor Silali, Desa Hajoran, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta merupakan primadona wisata kedepannya," ungkap Safrijal.

Ia menambahkan, Insya Allah di kawasan kurma ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas islami seperti pesantren Tahfidz, sarana olahraga yang disunahkah oleh Rasulullah, Islamic center terpadu dan Agro wisata kurma.

"Impian kami begitu kita melangkahkan kaki terdengar alunan Alquran, para santri dengan busana Islami di alam gunung tor silali yang indah. Dengan akad syariah tanpa riba, kawasan solusi agar para investor mendapatkan hasil kebun kurma yang halal dan barokah. Dari sumber rezeki yang halal akan melahirkan generasi yang Insya Allah mendapat berkah dari allah SWT," katanya.

Safrijal juga menyampaikan, berbagai potensi keuntungan kebun kurma, baik kurma betina maupun jantan memiliki nilai ekonomis dengan potensi penghasilan puluhan juta pertahun untuk setiap pohonnya. Satu kambing dengan bonus 6 pohon kurma berpotensi menghasilkan 100-250 juta/tahunnya.

Harga jual kurma 1 kg mencapai 250.000 dan satu pohon bisa hasilkan antara 200 hingga 300 kg saat panen yang artinya satu batang kurma hasilnya sama dengan satu kavling sawit.

"Pohon kurma itu berbuah di usia 4-10 tahun, dan akan terus menghasilkan hingga usia pohon mencapai 90-100 tahun sehingga akan jadi investasi untuk kita dan anak cucu kita," jelasnya.

Terpisah, manajer kawasan kurma Hajoran Sumut Amas M Siregar SE didampingi Gusti Putra Hajoran mengatakan bahwa pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan pihak KKI untuk pengembangan pertanian dan perkebunan kurma di desa Hajoran dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta meningkatkan jiwa masyarakat yang Islami.

Selain itu, ia mengatakan bahwa jika ada masyarakat Paluta maupun yang diluar, berminat untuk ber investasi pada pengembangan perkebunan kurma ini, dapat mendatangi kantor KKI dan KKH cabang kabupaten Paluta di Jl SM Raja, Lingkungan I, Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak.

"Untuk lebih jelasnya jika anda berminat silahkan datang ke kantor kami tepatnya di samping kantor Bupati Paluta," tegasnya.

Pantauan, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bibit kurma tropis oleh tim KKI kepada tim KKH Sumut secara simbolis untuk dikembangkan di wilayah KKH Sumut. (Kadek9)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar