SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


Hari Kedua Baksos TNI Kodim 0824 Pemasangan Kontrasepsi KB Dilakukan Kepada 150 Pasien

Redaksi: Jumat, 06 April 2018 | 22.50.00

(Foto: Sis24)
  

JEMBER| HARIAN9
Seperti pemberitaan sebelumnya terkait dengan Bakti Sosial TNI Pelayanan Pemasangan Kontrasepsi Keluarga Berencana secara gratis kerjasama  antara Kodim 0824, Rumah Sakit Bina Sehat dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Propinsi Jawa Timur hari ini memasuki hari ke dua.

Kalau kemarin (05/04/2018) dilakukan kepada 250 orang akseptor hari ini Jumat (06/04/2018) dimulai pukul 07.00 WIB, pelayanan dilakukan kepada 150 akseptor yang terdiri dari 350 orang pemasangan kontrasepsi MOW dan 50 akseptor pemasangan kontrasepsi MOP.

Tim Dokter dari TNI dr Yudi Andriansyah, Sp. OG, M.Kes maupun tenaga medis dari Rumah Sakit Bina Sehat Jember diantaranya Elfi Etikasari, S,Kep.Ners, Asisten Aris Nur Aini, Amd. Kep dan Luluk Munafiah, SST dan dibantu oleh Personel Kodim 0824 Jember dipimpin oleh Pasiter Kodim 0824 Kapten Arm M Ismuni sebanyak 50 orang.

"Sekaligus perlu kami ralat terkait pemberitaan kemarin yang menulis bahwa target tahun 2018 ini Jawa Timur sekitar 1.058 akseptor yang benar adalah 1.058.000 akseptor dengan pola pencapaian melalui kegiatan-kegiatan bermomentum seperti ini dimana dilakukan dalam rangka Bakti Sosial TNI dan Hari Kartini," kata Kabid KB DPPPAK Propinsi Jawa Timur  Waluyo Ajeng Lukito Wati. 

Dari target tersebut diatas tentunya dibagi di 38 Kabupaten/Kota termasuk di Kabupaten Jember ini, dan Waluyo Ajeng Lukitowati optimis bahwa target tersebut dapat dilalui, tentunya dengan sinergitas dengan berbagai pihak seperti ini.

Pelayanan yang dilakukan di Kabupaten Jember dengan 400 akseptor ini dalam perekrutan pasiennya dilakukan oleh PLKB Kecamatan dibantu kader-kader Posyandu dan Babinsa sehingga dapat terpenuhi untuk dilakukan pemasangan kontrasepsinya saat ini.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar dalam konfirmasinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala DP3AK Kabupaten Jember maupun Propinsi Jawa Timur yang selalu bersinergi dalam menjalankan program kegiatannya.

Pengendalian penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB) ini memang bukan hal yang mudah untuk mengajak masyarakat memasang kontrasepsi, namun dengan sinergitas dan kerja bersama dilapangan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentunya akan menyadarkan masyarakat itu sendiri untuk mau mengikuti program KB ini.

Inilah pentingnya mengapa TNI ikut berperan dalam pengendalian penduduk, hal tersebut tentunya mengacu pada UURI no 34 Tahun 2004 dalam Operasi Militer Selain Perang Tugas TNI (OMSP) TNI membantu Pemerintah  dan pemerinta daerah termasuk dalam upaya p[engendalian penduduk.

"Jumlah penduduk yang terkendali tentunya akan membantu pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan baik sekolah, sarana kesehatan, lapangan kerja, pangan dan lain-lain hal tersebut dapat direncanakan dengan baik dan tepat sehingga pertahanan masyarakat akan semakin mantap dalam menunjang pertahanan negara," kata Letkol Inf Arif Munawar. (Sis24)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar