SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


Kades Sukirdi Nginap di Hotel Prodio Mapolres Langkat

Redaksi: Minggu, 15 April 2018 | 20.26.00

Tersangka kepala desa telaga jernih tersangka pemerasan, pemaksaan dan dengan ancaman pembuatan surat sertifikat alas hak tanah. (Foto: Hermansyah)

LANGKAT| HARIAN9
Satuan Jajaran Unit Personel Pidum Sat Reskrim Polres Langkat dipimpin Aiptu A.Daulay bersama anggota kembali meringkus 1 tersangka kepala desa yang terlibat melakukan tindak pidana pemerasan pembuatan sertifikat surat tanah di Desa Telaha Jernih Kecamatan Secangga Kabupaten Langkat, Jumat (13/4) sekira pukul 19:00WIB. Kecamatan Secangga Kabupaten Langkat, Jumat (13/4) sekira pukul 19:00 WIB.

Dari Hasil penangkapan 3 kepala Dusun keterlibatan seperti yang tersebut di atas pada (26/3) yang kini sudah mendekam di Mapolres Langkat,Bersusul kembali kepada tersangka Sukirdi  (43) Dusun N Desa Telaga Jernih Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat.

September 2017 ada program pemerintah pengurusan tanah masyarakat secara PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) secara gratis namun oleh pihak Kades beserta kepala dusun meminta biaya sebesar Rp.600.000 bagi yg memiliki alas hak dan Rp.850.000 yg tdk memiliki alas hak/sertifikat, apabila masyarakat tidak membayar maka sertipikat yg telah siap diurus tidak akan diberikan, sehingga warga merasa keberatan dan membuat laporan pengaduan ke Polres Langkat . 

Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasat Reskrim AKP M Firdaus, ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/4) membenarkan telah diamankannya satu orang kepala desa telaga jernih tersangka pemerasan, pemaksaan dan dengan ancaman pembuatan surat sertifikat alas hak tanah.

"Tersangka ini diamankan setelah kita lebih dulu melakukan penangkapan terhadap tiga kepala dusun atas menerima informasi dari masyarakat yang resah atas adanya tindak pidana pemerasaan melanggar pasal 368 KUHP di kawasan mereka. Selanjutnya langsung kita tindaklanjuti dengan menangkapnya," papar Kasat. (HS9)
Editor: Mardan H Siregar 



Komentar