Ketua DPW AWDI Provinsi Aceh: Wartawan Merupakan Ujung Tombak Kesuksesan Daerah

Redaksi: Sabtu, 07 April 2018 | 13.49.00



Oleh Andi Saputra

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPP AWDI) merasa prihatin terhadap nasib para wartawan saat ini. Misalnya adanya sebuah  ancaman, intimidasi dan kekerasan, bahkan larangan dalam  meliput berita berkenaan dengan kinerja pejabat, ataupun pengawasan pemberitaan sebuah proyek yang bersumber dari APBN, maupun APBD, Terutama di daerah- daerah. 

Kalau hal ini terus berlanjut, Wartawan dalam mencari fakta dan berita terus nasibnya terberangus, Tidak ada upaya pembelaan pada sebuah pembenaran  maka siapapun akan lancar melakukan tindakan korupsi manipulasi yang akan merugikan Pemerintah dan masyarakat. Tidak ada artinya lagi undang undang tentang pers no 40 Tahun 1999 dan undang undang keterbukaan informasi publik Yang telah disepakati bersama oleh para pimpinan organisasi pers dan majelis pers. 

Hal ini akan berdampak buruk buat seluruh wartawan dan insan jurnalis dalam ber ekspresi lewat tulisan dan karya nyatanya dalam menyelusuri kasus. Kenapa harus ada tekanan, Kenapa harus ada intimidasi dan kekerasan terhadap wartawan? 

Siapa yang memicu persoalan ini hingga membatasi ruang gerak wartawan Apakah sikap dari kebijakan Pemerintah, Atau Arogansi Para Pejabat yang memang tidak mau di usik privasinya dan atau ikut campur tangan wartawan di dalam pelaksanaan pengawasan sebuah proyek. Ingat fungsi wartawan itu adalah  memberitakan memberikan informasi terbuka untuk kepentingan masyarakat luas. Baik melalui media elektronik, Cetak, maupun media online. Beberapa kasus dan laporan yang diterima AWDI dari daerah. Banyak wartwan mengeluh tidak diperkenankan meliput. 

Hal tersebut Diungkapkan Oleh pihak Sekjen DPP AWDI pusat Jakarta saat dihubungi melalui Via Seluler pribadi nya 0813 3339xxxx oleh Ketua DPW AWDI Provinsi Aceh Andi Syahputra, Jum'at (06/04/2018).

Selain itu, Dalam ngobrol Panjangnya yang Dilakukan oleh Ketua DPW AWDI  D provinsi Aceh Andi Syahputra kepada Sekjen DPP AWDI pusat Jakarta yang mengatakan "Mereka Sebagai wartawan yang dilindungi  dengan Undang-Undang sebagai  pemuat berita pastinya ada izin seperti, Izin penerbitan ada, Wartawan dibekali KTA dan surat Tugas resmi dari Para Pimpinan redaksi mereka masing - Masing,  malah mereka juga ikut bergabung dalam wadah organisasi pers yang ada ungkap Sekjen DPP AWDI

"Kurang apalagi, Nah bila ada hal hal kecil dan sepele di tegur dinasehati saya berfikir itu lebih arif dan bijaksana ketimbang ada bahasa keras pengusiran ancaman tindak kekerasan dari para Pejabat terhormat, Wartawan itu juga manusia punya perasaan dan hati. Mana yang baik pasti diterima yang tidak baik dapat di carikan solusi. Kalau terus menerus terjadi konflik yang selalu menyudutkan wartawan. Maka bersiaplah dengan ledakan demo mosi tulisan yang akan merugikan para pihak tentunya. Sikap tegas dari Asosiasi Wartawan Demokrasi (DPP AWDI) baik pada pertemuan di Sekber dan Majelis Pers maupun dalam Forum rapat, Menolak keras tindakan intimidasi kekerasan Pejabat siapapun dan apapun bentuknya terhadap Wartawan. Dan silahkan anda terus lakukan tulisan anda sebaik dan sebagus mungkin kalau itu adalah sebuah karya tentang kebenaran....karena kebenaran adalah segalanya. Sebagai bagian dari organisasi yang telah turut menandatangani lahirnya Dewan pers  dan Kode Etik Wartawan Indonesia mengajak semua pihak Baik Pemerintah Pusat maupun Daerah serta para Petinggi Organisasi Pers mari sama sama hargai mereka yang melakukan tugas mulia. Karena yakin mereka perbuatan, tulisan karya mereka semata mata buat kepentingan kemajuan Bangsa ini. "Tegas Sekjen DPP AWDI"

Disamping itu, Ketua DPW AWDI Provinsi Aceh Andi Syahputra Saat ditemui Oleh awak Media Online Harian9.Com Mengatakan bahwa "Terkait adanya sikap kekerasan, ancaman, intimidasi dan pengusiran terhadap para wartawan saat menjalankan tugasnya dalam sebuah pemberitaan  yang dilakukan oleh para  pejabat yang terjadi saat ini diwilayah Jakarta seperti yang disampaikan oleh pihak Pengurus Organisasi Kewartawanan Selaku Sekjen DPP AWDI , Saya berharap untuk wilayah kerja Lingkungan Kabupaten Aceh Tamiang khususnya bagi para pejabat dijajaran Pemkab Aceh Tamiang hal tersebut jangan sampai terjadi adanya ancaman, intimidasi dan pengusiran terhadap semua para wartawan dalam menjalankan tugasnya dalam mencari sebuah berita sehingga dalam   pemberitaan yang akan disajikan kepublik, baik itu dari segi pembangunan , politik, dan sebagainya secara umum agar lebih tranparansi diketahui oleh masyarakat luas. "harap Ketua DPW AWDI"

Ketua DPW AWDI Provinsi Aceh, Andi Syahputra Mengatakan "Sesuai Dengan Peraturan Pemerintah (PP) Undang - Undang Pers  Nomor 40 Tahun 1999 Tentang kebebasan Pers dalam sebuah mencari Berita dan Undang - Undang Keterbukaan dalam informasi publik sudah jelas diterangkan dan dirangkum didalam sebuah aturan, Nah..hal ini juga bukan semata seorang yang berfrofesi  sebagai wartawan seperti duri dalam daging bagi para Pejabat dan petinggi lainnya yang ada diwilayah kabupaten Aceh Tamiang serta kabupaten lainnya yang ada di provinsi Aceh, Melainkan seseorang yang berfrofesi sebagai wartawan adalah sebagai mitra kerja yang baik, Baik dijajaran Setiap Instansi pemerintahan , Institusi Kepolisian serta TNI Disetiap Wilayah dan Daerah "Cetus Ketua DPW AWDI lagi"

Diakhir penyampaiannya Andi Syahputra Selaku Ketua Keorganisasian Wartawan tingkat DPW AWDI provinsi Aceh mengatakan "Hargailah Setiap para wartawan dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam mencari sebuah berita, dan diminta juga bagi para pejabat diinstansi pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang khususnya dan wilayah Kabupaten kota Lainnya diwilayah Provinsi Aceh jangan lah memandang wartawan itu sebagai  penyakitnya para - para Pejabat dan jangan adanya intimidasi, Ancaman, kekerasan bahkan pengusiran dalam peliputan tetapi mudahkan para wartawan dalam menjalankan tugas peran pentingnya dalam menyajikan keterbukaan Informasi publik kemasyarakat luas baik dari segi pembangunan, pendidikan, budaya, sosial dan politik agar dapat membangun sebuah  Daerah yang lebih bermartabat, Dan harus digaris bawahi kemajuan Sebuah Negara dan kesuksesan para - Para petinggi yang menduduki Jabatan tidak terlepas adanya  peran penting Wartawan Didalamnya. "Tutup Ketua DPW AWDI Provinsi Aceh". 


Komentar