SELAMAT HUT ACEH TAMIANG


Wakil Bupati Tapsel Harapkan NU Dapat Sebagai Wadah Pemersatu Ummat

Redaksi: Senin, 09 April 2018 | 23.29.00

Wakil Bupati Tapel Ir. Aswin Efendi Siregar, MM saat menghadiri peringatan Harlah ke 72, Muslimah NU tingkat Kabupaten Tapsel yang dirangkai dengan zikir akbar dan gema salawat yang berlangsung di alun-alun Kota Sipirok Kabupaten Tapsel, Minggu (8/4). (Foto: Riswandy)

TAPSEL| HARIAN9
Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapel) Ir. Aswin Efendi Siregar, MM mengaharapkan warga Nadhlatul Ulama (NU) khususnya yang tergabung dalam organisasi Muslimat NU dapat menjadi wadah pemesatu ummat di Kabupaten Tapsel.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapel Ir. Aswin Efendi Siregar, MM saat mengadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke 72, Muslimah NU tingkat Kabupaten Tapsel yang dirangkai dengan zikir akbar dan gema salawat yang berlangsung di alun-alun Kota Sipirok Kabupaten Tapsel, Minggu (8/4).

Peringatan Harlah Muslimah NU tersebut dihadiri Kapolda Sumut diwakil Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Binmas) AKBP. Drs. Parluatan Siregar, MH, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimah NU Propinsi Sumatera Utara Dra. Hj. Rohani, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimah NU Kabupaten Tapsel Dra. Hj. Maisyaroh, Kapolres Tapsel AKBP. M Iqbal, S.Ik, M.Si,Kapolres Padangidimpuan AKBP. Hilman Wijaya, S.Ik, MH, Ketua PC NU Tapsel Drs. Ikhwan Nasution serta ribuan kader NU se kabupaten Tapsel.

Aswin Efendi Siregar mengatakan, warga NU khususnya kaum perempuan NU yang tergabung dalam organisasi Muslimat NU memiliki keaktifan dan eksistensi yang lebih dari segala tingkatan dengan tujuan untuk mendukung dan mendorong kinerja Pemkab Tapsel menjadi semakin baik kedepan.

Menurutnya, NU adalah perekat bangsa dengan kiprahnya serta tidak memandang suku, agama dan lain-lain dan yang dilihat adalah kemaslahatan ummat dan diharapkan mampu mengantisipasi isu nasional yang santer saat ini, seperti radikalisme, issu Hoax, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba dan bahaya lainnya. 

"Sebab, pendekatan oleh kaum ibu dianggap akan dapat lebih efektif karena diasumsikan lebih menyentuh,“ ujar Aswin.

“NU diharapkan menjadi garda terdepan menjaga NKRI, yang dalam implementasinya kita saling hormat-menghormati, damai dan toleran, karena jika itu dirusak maka sia-sialah pembangunan yang ada,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat Harlah Muslimat NU ke 72 dan terima kasih kepada PC Muslimat NU Tapsel yang telah menjadikan alun-alun Kota Sipirok sebagai lokasi penyelenggaraan peringatan Harlah Muslimat NU ke-72 tingkat Kabupaten Tapsel.

“Pemkab Tapsel mengapresiasi penyelenggaraan Harlah Mulimat NU yang dirangkai dengan zikir akbar dan gema selawat tersebut. Tentunya berterimakasih juga kepada para pendiri NU, karenanya hingga saat ini organisasi tersebut ada,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Sumut Dra. Hj. Rohani menyampaikan, dalam usianya ke-72 Muslimat NU tidak pernah lepas, selalu terlibat dalam perjuangan kenegaraan dan kebangsaan.

“Kita semua tahu bahwa Muslimat NU ormas keagamaan ormas sosial tetapi selalu memberdayakan perempuan dan anak serta perhatian yang tinggi di bidang pendidikan, sosial, budaya, lingkungan hidup, kesehatan dan kependudukan, dakwah, tenaga kerja, advokasi dan litbang, serta luar negeri,” jelasnya.

Sejalan dengan tema Harlah kali ini, Ketua PW Muslimat NU Sumut menegaskan dan mengajak seluruh pengurus dan kader Muslimat NU se Kabupaten Tapsel, bahwa kesetiaan, pengabdian dan perjuangan Muslimat NU secara keseluruhan didasarkan oleh sebuah pengabdian dan dedikasi.

Ketua PC Muslimah NU Kabupaten Tapsel Dra. Hj. Maisyaroh mengatakan, Harlah adalah cikal bakal tumbuh dan berkembangnya Muslimat NU di kalangan masyarakat dan Muslimat NU  juga berperan untuk melaksanakan tugas mulia keorganisasian.

“Dalam menjalankan tugas, kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama melakukan hal yang mulia sesuai dengan tujuan berdirinya Muslimat NU. Begitu pula dengan para pengurus, hendaknya senantiasa dapat menjaga kekompakan, karena sebagai kader Muslimat NU, kita harus tangguh, bukan hanya kepandaian dan kemampuan yang diandalkan, tapi kemauan untuk bekerja,“ ujar Hj. Maisyaroh. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 





Komentar