Pemkab Tapsel Berduka Atas Gugurnya 5 Polisi di Mako Brimob

Redaksi: Minggu, 13 Mei 2018 | 06.51.00

Bupati Tapsel  Syahrul M Pasaribu didampingi Wakil Bupati Ir. Aswin Efendi Siregar MM, foto bersama dengan seluruh jajarannya di Komplek Kantor Bupati Tapsel Jalan Prof. Lafran Pane Sipirok, Jum, at (11/5), usai menyampaikan belasungkawa atas gugurnya lima anggota kepolisian dari Korps Brimob akibat tindakan teror yang dilakukan napi terorisme di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. (Foto : Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu menyampaikan dukacita atas gugurnya lima anggota kepolisian dari Korps Brigade Mobil (Brimob) akibat tindakan teror yang dilakukan narapidana terorisme yang terjadi di Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

“Atas nama Pemerinah dan masyarakat Kabupaten Tapsel, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya lima anggota Polri, semoga amalnya dicatat sebagai amal kebajikan dan diberikan balasan pahala yang berlipat oleh Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan kekuatan," ujar Bupati Tapsel  Syahrul M Pasaribu, di Komplek Kantor Bupati Tapsel Jalan Prof. Lafran Pane Sipirok, Jum, at (11/5/2018).

Bupati yang didampingi Wakil Bupati Ir. Aswin Efendi Siregar MM, Sekda Tapsel Drs. Parulian Nasution MM dan Pimpinan OPD se Tapsel Bupati meminta seluruh jajaran menegaskan bahwa masyarakat Tapsel tidak pernah takut kepada terorisme. 

“Saya meminta seluruh masyarakat Tapsel agar terus memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam menghadapi segala bentuk ancaman dan tindakan yang mengarah kepada terorisme. Juga sebagai bentuk penghargaan kepada almarhum yang tewas dalam peristiwa tersebut saya memerintahkan kepada seluruh Kantor di jajaran Pemkab Tapsel untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari berturut-turut," terangnya.

Syahrul juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Tapsel untuk tetap tenang, tidak terpancing dan terprovokasi dengan beredarnya berbagai rumor dan berita terkait insiden di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok tersebut.

“Mari kita bersama-sama ikut berdoa dan membantu menjaga situasi dan kondisi agar tetap kondusif sehingga tidak menimbulkan kepanikan dan kecemasan di tengah masyarakat,“ katanya lagi.

Menurutnya, tindakan melawan aparat keamanan yang sedang melaksanakan tugas, adalah tindakan kejahatan dan kriminal yang tidak bisa ditolerir dan pelakunya harus diberikan ancaman hukuman yang seberat-beratnya.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Polri yang telah berhasil mengatasi situasi dan memulihkankan keadaan di Rutan Cabang Salemba di Mako Brimob dengan pendekatan persuasif dan professional dan kami yakin Polri dan TNI akan mampu mengatasi dan memulihkan keadaan ini secepatnya,“ tutur Syahrul.  (Wan9)






Komentar