Polisi dan Masyarakat Laksanakan Sholat Ghoib

Redaksi: Minggu, 13 Mei 2018 | 17.16.00


Warga masyarakat dan personil Polres Padangsidimpuan melakukan sholat ghoib, atas gugurnya lima personil Bhayangkara Polri dari Satuan Brimob dalam insiden di Rutan Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat, betempat di Masjid Raya Al Abror Kota Padangsidimpuan.  (Foto : Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Usai sholat Jumat, ratusan personil Polres Padangsidimpuan bersama dengan warga masyarakat Kota Padangsidimpuan melaksanakan sholat ghoib di Mesjid Raya Al Abror Jalan Mesjid Raya Baru Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan, Jumat (11/5/2018).

Sholat ghoib yang ditujukan kepada lima personil Bhayangkara Polri dari Satuan Brimob yang gugur dalam insiden di Rumah Tahana (Rutan) Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat,  dipimpin Imam Mesjid Raya Al Abror Syech Asrul Anwar Dalimunthe, SPDi, dihadiri Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Hilman Wijaya, SIK, MH bersama Personil Polres Padangsidimpuan, serta masyarakat Kota Padangsidimpuan dan jamaah Mesjid Al-Abror.

Usai melaksanakan sholat ghoib, Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH mengatakan, shalat gaib yang dilakukan pihaknya dan masyarakat Kota Padangsidimpuan merupakan bentuk belasungkawa, sekaligus mengirimkan doa kepada para pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur dalam insiden di Mako Brimob beberapa waktu lalu.

“Shalat ghoib ini ini kita lakukan usai sholat Jum,at dan ini sebagai bentuk rasa belasungkawa serta rasa dukacita dari seluruh masyarakat Kota Padangsidimpuan, termasuk seluruh personil di jajaran Polres Padangsidimpuan," ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Hilman mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggandeng seluruh masyarakat untuk memerangi terorisme. Selain menggandeng seluruh masyarakat dari berbagai macam agama, pihaknya juga memberikan pemahaman kepada masyarakat kalau musuh bersama adalah teroris bukan agama.

“Saat ini kita telah menggandeng seluruh masyarakat dari seluruh agama yang dianut masyarakat Kota Padangsidimpuan untuk bersama-sama memerangi terorisme, karena, tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama tidaklah benar," ucapnya.

Hilman juga menegaskan, demi mejaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Polri saat ini tengah berperang dengan siapapun yang berusaha mengganggu keamanan negara. Karenanya, ia berharap kepada masyarakat untuk sama-sama memerangi siapa pun yang berusaha memecah bela keutuhan NKRI.

“Tidak saja dunia, Polri dan TNI selaku pengaman Negara dan masyarakat juga akan selalu siap menumpas dan membasmi serta tidak akan memberi ruang terhadap segala bentuk tindakan terorisme, karena tindakan mereka yang selalu mengganggu keamanan Negara," tuturnya. (Wan9)









Komentar