Cegah Radikalisme, Polres Padangsidimpuan Optimalkan Tiga Pilar

Redaksi: Jumat, 08 Juni 2018 | 01.24.00

Seorang peserta dari TNI menyampaikan pertanayyan kepada narasumber pada pertemuan tiga pilar plus yakni, Polri, TNI dan Pemko Padangsidimpuan, bertempat di aula Endra Darma Laksana Mapolres Padangsidimpuan, Rabu (6/6). (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Dalam rangka membahas penertiban dan penegakkan hukum bagi organisasi radikal serta anti-Pancasila dan mmenciptakan kerukunan ummat beragama di Kota Padangsidimpuan, Polres Padangsidimpuan menggelar pertemuan tiga pilar plus yakni, Polri, TNI dan Pemko Padangsidimpuan, bertempat di aula Endra Darma Laksana Mapolres Padangsidimpuan, Rabu (6/6).

Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Walikota Padangsidimpuan DR H Sarmadan Hasibuan, SH, MM,    Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Hilman Wijaya, SIK, MH, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan Julius Panjaitan, SH, MH, Ketua MUI Kota Padangsidimpuan Drs. H. Zulfan Efendi, MA, Kasi Intelijen Kejari Padangsidimpuan Soleh, SH, M.Hum, mewakili Dandim 0212 / TS Mayor Inf. M. Rabani, Ketua FKUB Ustaz Fadli Nasution, tokoh agama dari destinasi Gereja, tokoh agama Budha, Ketua KNPI, pimpinan Organisasi Masyarakat, Ketua PC Al Wasliyah Misbahuddin, Ketua PD Muhammadiyah Ustaz H. Amil Mahzul, Ketua PC NU Padangsidimpuan

Dalam sambutannya Kapolres Padangsidimpuan AKBBP Hilman Wijaya, S.IK, MH memaparkan tentang situasi Kamtibmas di Kota Padangsidimpuan hingga bulan Mei 2018 yang terus dapat ditekan

Menurut Kapolres yang dikenal low profil ini, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi tiga pilar yang secara terus menerus melakukan upaya baik pada fase preemtif dan preventif secara bersama-sama serta upaya represif secara bersama unsur penegak hokum yakni Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan, dalam rangka menciptakan efek jera terhadap pelaku kejahatan.

Terkait pencegahan tindakan radikal dan terorisme, Kapolres menyatakan bahwa terorisme bukanlah mewakili satu agama dan tidak melambangkan Agama serta intoleransi merupakan awal timbulnya permasalahan.

“Kami dari Kepolisian berupaya terus menjaga Kota Padangsidimpuan bagaimana agar Kota kita yang tercinta ini tetap aman dan kondusif. Tentunya Polri khususnya Polres Padangsidimpuan mengharapkan dukungan dari masyarakat dalam sehingga aksi-aksi yang mencurus radikalisme dapat dicegah di Kota Padangsidimpuan,” ujar Kapolres.

Ditambahkannya, peran tiga pilar ini harus tetap memegang beberapa prinsip yang harus dilaksanakan secara bersama-sama yaitu komunikasi intensif, transparansi, sinergi yang harmonis, kesetaraan dalam penyelesaian masalah, dan komitmen bersama dalam mewujudkan kamtibmas dan membangun kemitraan.

“Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah dan Ketua Rt/Rw sebagai aparat terdepan dalam membangun sistem kewaspadaan local, juga diharapkan urut berperan penting memberantas tindakan teroris di wilayahnya masing-masing, serta aktif melakukan pengecekan ketempat kos-kosan terutama orang-orang yang tidak dikenal,“ tuturnya.

Pj. Walikota Padangsidimpuan DR.H Sarmadan hasibuan, SH, MM menyampaikan, Pemko menyambut baik program yang diselenggarakan Polres dalam pencegahan aksi terorisme, serta tetap kompak dan tidak tidak memutuskan silahturahmi dalam perbedaan pilihan di Pilkada Kota Padangsidimpuan.

“Kepada Camat, Lurah, Kepling agar mengaktifkan Pos Kamling. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh adat juga sangat dibutuhkan dalam menjaga keutuhan NKRI serta kekondusifan Kota Padangsidimpuan,“ jelasnya.

Ketua MUI Padangsidimpuan Drs. H. Zulfan Efendi, MA, menyatakan, Islam adalah Agama yang Rahmatul Alimin. Orang yang tidak paham agama lah yang menimbulkan Radikalisme dan terorisme.

“Kami mengajak untuk sama-sama menjaga kebersamaan, kenyamanan dan kekondusifan Kota Padangsidimpuan dan aspirasi serta gagasan Kapolres Padangsidimpuan dalam merangkul para tokoh dalam merupakan menjaga kondusifitas di Kota Padangsidimpuuan,“ katanya.

Turut menberikan sambutan, Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan diwakili Kasi Intelijen Sholeh, SH, M.Hum, mewakili Dandim 0212/TS Mayor Inf M. Rabani, Ketua FKUB Kota Padangsidimpuan, mewakili agama Kristen Sahat Tua Sinaga, tokoh Agama Katholik Yulianus Ndraha, S.Ag, S.Pd, pimpinan Agama Budha, Ketua PC Alwasliyah Kota Padangsidimpuan, mewakili PC NU Kota Padangsidimpuan Edi Gustian, MA dan Ketua KNPI Kota Padangsidimpuam Andi Lumalo Harahap, SH.

Kegiatan silaturrahmi diakhiri dengan pembacaan deklarasi anti radikalisme dan terorisme oleh seluruh peserta dan dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama dan makan malam bersama. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar