Mendag Tegaskan Harga Bapok di Kendari Aman Terkendali

Redaksi: Rabu, 13 Juni 2018 | 01.11.00

(Foto: kemendag)

KENDARI| HARIAN9
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kembali memantau harga bahan pokok (bapok) menjelang Lebaran 2018. Kali ini pemantauan dilakukan di Pasar Basah Mandonga dan Pasar Sentral, Kendari, Sulawesi Tenggara, hari ini, Selasa (12/6). 

Berdasarkan hasil pantauan, ditegaskannya harga dan pasokan bapok terkendali hingga Lebaran 2018.

“Pada H-3 Lebaran, secara keseluruhan harga stabil dan terkendali. Tidak hanya pada Lebaran tahun ini saja, kami berkomitmen menjaga stabilitas harga hingga tahun depan sesuai amanat Presiden Joko Widodo,” ungkapnya.

Dari hasil pantauan, tercatat beras medium Bulog dijual dengan kisaran harga Rp.8.950/kg–Rp.10.000. 

“Untuk beras, kami menyediakan beras dari Bulog. Saya juga minta Bulog untuk dapat menyalurkan beras secara merata dan menjual beras medium dengan kualitas yang bagus. Seluruh masyarakat yang membutuhkan beras Bulog akan kami siapkan. Jadi tidak usah khawatir, stok kami cukup,” ujarnya.

Sementara itu, gula pasir dijual dengan harga yang bervariasi yaitu mulai dari Rp.11.500-Rp.13.000/kg. 

“Sebenarnya harga eceran tertinggi (HET) gula kami tetapkan sebesar Rp.12.500. Tetapi harga gula sebesar Rp.13.000 tidak bisa dijadikan patokan karena masih terdapat barang yang sama dengan harga di bawah HET. Terutama kalau di pasar rakyat, di mana masyarakat masih melakukan praktik tawar-menawar," katanya.

Sedangkan untuk minyak goreng, Mendag juga mengimbau agar minyak goreng kemasan sederhana segera tersedia di pasar. Untuk daging sapi dijual dengan harga Rp.120.000/kg dan terpantau stabil dengan jumlah stok yang memadai.

Sementara itu, daging ayam dijual dengan harga Rp.32.000-Rp.33.000/kg atau berada di bawah harga khusus, sesuai Permendag Nomor 62 Tahun 2018 yaitu sebesar Rp.34.000/kg. 

“Secara rata-rata ada kenaikan harga ayam. Namun, di Kendari dan di beberapa daerah lainnya harga sudah mulai turun. Saya juga sudah meminta agar seluruh daerah melakukan operasi pasar. Selain itu, saya juga meminta seluruh integrator peternak mandiri untuk mengeluarkan stok ayam dan telur,” imbuhnya. 

Menjelang Lebaran yang semakin dekat, Kemendag terus mengintensifkan pantauan pasar ke sejumlah daerah di Indonesia. Mendag dan jajaran Kemendag pun turun langsung ke pasar-pasar rakyat untuk memantau harga. 

Sebelumnya, Mendag melakukan pantauan di Palangkaraya dan Palu. Setelah Kendari, Mendag dijadwalkan meninjau pasar di Makassar. (rel/03)
Editor: Mardan H Siregar






Komentar