Wartawan Agar Dapat Berikan Informasi Tentang Pentingnya Konservasi Hutan

Redaksi: Sabtu, 09 Juni 2018 | 22.22.00

Pimpinan PT. ANJ Agri diwakili Kepala Bagian Hubungan Pemerintahan dan Pemangku Kepentingan, Tri Hidayat memberikan sambutan pada acara ‘Diskusi Pengenalan Lahan Konservasi dan Antisipasi Informasi Hoax’, yang diselenggarakan PT. ANJ Agri bekerjasama dengan PWI Tabagsel dan Pemkab Tapsel, di Aula Mega Permata Hotel Padangsidimpuan, Senin (4/6). (Foto: Riswandi)

TAPSEL| HARIAN9
Kalangan jurnalis diharapkan, dapat memberikan informasi tentang pentingnya konservasi hutan kepada masyarakat. Karena degan konservasi yang dilakukan, hutan akan terjaga dan lestari, sehingga dapat menyelamatkan bumi dari berbagai bencana.

Hal itu dikatakan pimpinan PT. Austindo Nusantara Jaya (PT. ANJ) Agri diwakili Kepala Bagian Hubungan Pemerintahan dan Pemangku Kepentingan, Tri Hidayat, dalam sambutannya pada acara ‘Diskusi Pengenalan Lahan Konservasi dan Antisipasi Informasi Hoax’, yang diselenggarakan PT. ANJ Agri bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabagsel dan Pemkab Tapsel, di Aula Mega Permata Hotel Padangsidimpuan, Senin (4/6).

Kegiatan diskusi media dan pemerintah yang diikuti sekira 25 jurnalis anggota PWI Tabagsel, mengambil thema ‘Lindungilah Kawasan Hutan dan Konservasi Untuk Anak-Anak Cucu Kita dan Stop Hoax juga dirangkai dengan buka puasa bersama.

Selain itu juga mengahdirkan narasumber masing-masing Senior Distrik Program Kordinator CII Isner M. Manalu, Kepala Seksi PHPM KPH Padangsidimpuan Zulkarnain, SP, Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Darmawan S. hut, GM ANJ Agri Siais Taufan Sibarani serta moderator Ketua PWI Tabagsel, Hairul Iman Hasibuan.

Lebih lanjut disampaikan, diskusi ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada stakeholder terkait pengelolaan konservasi di PT. ANJ Agri Siais, agar tidak ada pemahaman yang salah bahwa areal Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak diusahakan bisa dikuasai masyarakat

Ia juga mengucapkan, kegiatan digelar dalam rangka peningkatan kerjasama antara PT ANJ Agri dengan PWI Tabagsel dan Pemkab Tapsel untuk turut serta mengkampanyekan pengelolaan konservasi agar tidak ada pemahaman yang salah menyangkut lingkungan di PT ANJA Siais.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggungjawab perusahaan yang mendapat izin saja, tapi tanggungjawab bersama demi diwariskan ke anak cucu. Jurnalis juga merupakan agen perubahan yang harus mampu menjadi  jembatan penghubung  masyarakat melalui pemberitaan yang baik tentang betapa pentingnya pelestarian hutan da konservasi hutan di areal HGU PT ANJ Agri Siais,“ katanya.

GM ANJ Agri Siais Taufan Sibarani menjelaskan tentang keberadaan lahan konservasi yang ada disekitar lokasi PT ANJ Agri Siais di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel dan lahan tersebut tidak boleh diganggu masyarakat karena berguna untuk menjaga kelestarian ekosisten alam yang ada didaerah itu.

“Perusahaan sawit PT ANJ Agri Siais sudah membuka lahan konservasi dan saat ini butuh kerjasama sseluruh stakeholder, lantaran lahan tersebut rawan diambil dan dikuasai pihak lain untuk kepentingan lain yang nantinya akan menggangu kelestarian lingkungan,“ kata Taufan

Senior Distrik Program Kordinator Conservasi International Idonesia (CII) Isner M. Manalu dalam paparannya menjelaskan tentang pentingnya menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab perusahaan yg mendapat izin saja tapi termasuk tanggung jawab bersama demi menjaga keseimbangan alam sebagai sumber kehodupan dimasa sekarang dan mendatang,

“Perubahan kawasan hutan menjadi kawasan lain (pengalihan lahan) di Indonesia cukup memprihatinkan. Salah satu perubahan tertinggi terjadi di Pulau Sumatera. Maka dari itu CII sepakat bekerja sama memperkenalkan konsep dan program CII dengan pembangunan rendah emisi, konservasi hutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan,“ jelasnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar