Archive Pages Design$type=blogging$count=22

Makam Mahligai Barus, Bukti Sejarah Masuknya Islam Di Nusantara

Bukti fisik kebenaran masuknya Islam di Nusantara banyak tersebar di Barus, salah-satunya adalah kompleks pariwisata sejarah Barus, Tapan...

Bukti fisik kebenaran masuknya Islam di Nusantara banyak tersebar di Barus, salah-satunya adalah kompleks pariwisata sejarah Barus, Tapanuli tengah, Makam Mahligai. (Foto: kemenagsumut)

SIBOLGA| HARIAN9 
Barus sebagai pintu gerbang masuknya Islam di Nusanara terus bergulir, semakin jelas setelah peresmian titik nol masuknya Islam di Nusantara oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa waktu yang lalu. Prasasti peresmian itu saat ini kata Kadis Pariwisata Kabupaten Tapanuli Tengah Sapwan Pohan sudah menjadi tujuan kunjungan yang paling populer belakangan ini.

Dikatakannya, bukti fisik kebenaran masuknya Islam di Nusantara banyak tersebar di Barus, salah-satunya adalah kompleks pariwisata sejarah Barus, Tapanuli tengah, Makam Mahligai. 

Kompleks pemakaman yang terletak di areal seluas kurang lebih 3 Ha ini berada di area perbukitan kecil di Desa Dakka, Barus. Jika datang dari Kota Barus, maka kita sudah sampai ke kompleks pemakaman ini tidak sampai 15 menit saja. 

"Hal ini menjadi daya tarik besar pengunjung pariwisata mencapai Barus," katanya.

Makam Mahligai didirikan oleh Tuan Syekh Siddiq, jenazah beliau juga dimakamkan di kompleks ini, sehingga dalam catatan yang ada, jumlah makam yang terdapat di tempat bersejarah itu, diperkirakan lebih kurang 215 makam dengan batu nisan yang besar dan kecil, dengan ukiran bergaya arab.

Penjaga makam Jaharuddin, Kamis, 12 Mei 2017 mengatakan, seluruh makam yang berada di kompleks ini menunjukkan fakta sejarah bahwa Islam sudah ada di Kota Barus sekitar abad ke 7 Masehi, atau itu berarti bahwa Barus merupakan awal mula masuknya Islam di Indonesia, jauh lebih tua dari sejarah Wali Songo di Pulau Jawa.

Salah satu makam di kompleks ini adalah Tuan Syekh Rukunuddin, wafat malam 13 Syafar, Tahun 48 Hijriah (48 H) abad ke 7 M, dalam usia 102 Tahun, 2 Bulan, 10 Hari. 

Bahkan, jelasnya, dari berbagai ukiran terdapat dibatu nisan itu, yakni aksara Arab kuno, aksara Parsi banyak yang sudah tidak dapat terbaca lagi bagi wisatawan dan pengunjung yang datang ke lokasi ini, jelas Jaharuddin yang mengaku sudah lebih dari 30 tahun menjadi penjaga makam mahligai ini.

Kata Mahligai bukanlah tak bermakna apa-apa. Dalam bahasa Arab, Mahligai berasal dari Almahligai yang artinya pendatang. Makam Mahligai berarti makam pendatang. Tapi dalam beberapa pendapat lain disebutkan, Mahligai berarti istana kecil, konon kabarnya daerah ini pernah ada istana kecil, demikian kata Jaharuddin.

Lebih lanjut dikatakannya, di Barus ada 44 makam aulia, yang pertama kata Jaharuddin adalah makan Syech Mahmud di Makam Papan Tinggi dan ada makam Syech Rukunuddin di Makam Mahligai ini. Syech Rukunuddin jelas Jaharuddin wafat pada 13 Safar tahun 48 Hijriah abad ke-7 dalam usia 102 tahun 2 bulan 10 hari.

Dikatakannya lagi, selain Makam Papan Tinggi dan Makam Mahligai, terdapat juga banyak makam yang memperkuat keyakinan bahwa daerah perbukitan mulai dari Desa Lobu Tua ke arah Utara, Selatan sampai ke ujung bukit makam mahligai ini, kemudian ke Timur sampai ke Desa Patupangan melalui Desa Pananggahan sudah berusia ribuan tahun. Diperkirakan pula, dulunya semua kawasan ini adalah tepian pantai.

Lebih lanjut Kadis Pariwisata Kabupaten Tapanuli Tengah Sapwan Pohan mengatakan, jejak masuknya Islam di Nusantara menjadi tenaga baru bagi pariwisata Tapanuli Tengah, menjadi ikon dan catatan yang membawa pariwisata Tapanuli Tengah menjadi lebih beragam, lebih variatif dan lebih menjanjikan. 

Pihak Pemkab Tapanuli Tengah kata Sapwan Pohan akan tetap komitmen untuk memajukannya menjadi lebih baik lagi di setiap kesempatan.

Disinggung masalah makam aulia yang ada di Barus, Sapwan Pohan mengatakan, dalam catatan pariwisata, ada banyak makam aulia yang tersebar di Barus, makam lainnya selain Papan Tinggi dan Mahligai yang disebut juga Aulia 44 Negeri Barus adalah di Makam Tuan Batu Badan, yang terletak di atas bukit Desa Bukit Hasang, sekitar 2 kilometer dari kota Barus. 

Makam di Bukit Patupangan, di Kedai Gedang, di Janji Maria, di Sosor Gadong, di Kampung Solok dan di Uratan, di Kinali pinggir sungai Aek Sirana, di Sitiris-tiris, di Manduamas dan di perbatasan Aceh Selatan. (kemenagsumut/03)
Editor: Mardan H Siregar
Nama

Aceh Artikel Berita Bola Budaya Daerah Deli Serdang Dunia Ekbis Energi Headline Hukum Industri International Jambi Jember Karo Kesehatan Komunitas Korupsi Kriminal Labuhanbatu Labura Langkat Lifestlye Madina Market Medan Metro Nasional Nias Otomotif Padangsidimpuan pakpak barat Palas Paluta Parapat Pariwisata PAT Pendidikan Peristiwa Phakpak Barat Pilkada Politik Profil Singkat puisi Puspen Ragam Relasi RPH samosir Selebritis Seremoni Sergai Sport Statistik Surabaya Tapsel Tebingtinggi Video
false
ltr
item
Mencerdaskan Ummat - harian9.com: Makam Mahligai Barus, Bukti Sejarah Masuknya Islam Di Nusantara
Makam Mahligai Barus, Bukti Sejarah Masuknya Islam Di Nusantara
https://3.bp.blogspot.com/-epgF1TyxNYk/WRW5dSDIqQI/AAAAAAAAYWA/QSWB9jGdm78QxwuKW7HMy6NoazQyVsiygCLcB/s640/mahligai.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-epgF1TyxNYk/WRW5dSDIqQI/AAAAAAAAYWA/QSWB9jGdm78QxwuKW7HMy6NoazQyVsiygCLcB/s72-c/mahligai.jpg
Mencerdaskan Ummat - harian9.com
https://www.harian9.com/2017/05/makam-mahligai-barus-bukti-sejarah.html
https://www.harian9.com/
https://www.harian9.com/
https://www.harian9.com/2017/05/makam-mahligai-barus-bukti-sejarah.html
true
1012135278702199990
UTF-8
Not found any posts Berita Semua Baca Selengkapnya Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago