Dirjen PEN Perkenalkan Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia di Forum Bisnis Indonesia-Mesir

Harian 9 author photo


KAIRO| HARIAN9
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional memperkenalkan produk unggulan Indonesia, yaitu kopi dan kelapa sawit di hadapan lebih dari 200 pelaku usaha pada Forum Bisnis Indonesia-Mesir. 

Forum Bisnis Indonesia-Mesir yang berlangsung kemarin, Kamis (7/12) di Kairo, Mesir. Forum Bisnis ini merupakan rangkaian dari Misi Dagang Kemendag ke Mesir pada 5-8 Desember 2017 yang dipimpin oleh Arlinda dan terselenggara atas kerja sama dengan KBRI di Kairo, Mesir.

Forum Bisnis ini merupakan rangkaian dari Misi Dagang Kemendag ke Mesir pada 5-8 Desember 2017 yang dipimpin oleh Arlinda dan terselenggara atas kerja sama dengan KBRI di Kairo, Mesir. 

Hadir dalam Forum Bisnis tersebut Duta Besar RI di Kairo Helmi Fauzy dan Undersecretary, Head of Central Department of Trade Agreement, Ministry of Trade and Industry Mesir, Azza Mohamed Moussa.

“Kopi merupakan produk unggulan Indonesia dengan 25 jenis kopi pemium (specialty coffee) yang tersebar di Indonesia dan kelapa sawit Indonesia adalah yang terbaik di dunia,” kata Arlinda.

Secara khusus, disampaikannya, bahwa sebagai produsen sawit terbesar di dunia, Pemerintah Indonesia menjamin kualitas minyak kelapa sawit dari Indonesia adalah yang terbaik di dunia. 

“Tidak ada risiko kesehatan sedikit pun atas kualitas minyak kelapa sawit Indonesia dan tidak ada khawatiran dalam menjaga lingkungan hidup dalam pengelolaan industri sawit,” tegasnya. 

Diajaknya, para pelaku usaha Mesir untuk datang langsung ke Indonesia dan melihat proses penanaman serta pengolahan kelapa sawit. 

“Pemerintah menjamin kualitas kelapa sawit Indonesia dan mendukung pengembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan. Kami berharap para pelaku usaha Mesir dapat melihat langsung proses penanaman dan pengolahan kelapa sawit di Indonesia,” ujar Arlinda.

Sementara itu, Duta Besar RI di Kairo Helmi Fauzy menekankan bahwa Forum Bisnis Indonesia-Mesir akan bermanfaat bagi para pelaku usaha dan asosiasi. Helmi juga menegaskan bahwa KBRI siap mendukung dan membantu para pelaku usaha Mesir dan Indonesia.

“Misi Dagang ini merupakan peluang emas bagi pengusaha Mesir untuk mengenal produk-produk unggulan Indonesia langsung dari pelaku usaha Indonesia yang hadir. Misi Dagang ini diharapkan bermanfaat bagi peningkatan perdagangan Indonesia-Mesir,” tandasnya.

Forum Bisnis merupakan wadah penyampaian pertukaran informasi mengenai kondisi perekonomian Indonesia, termasuk berbagai reformasi kebijakan yang ditempuh untuk membuat perekonomian Indonesia lebih berdaya saing dan terbuka. 

Dalam kesempatan tersebut, selain memperkenalkan kopi dan sawit sebagai komoditas unggulan Indonesia, ia juga memberikan paparan mengenai kondisi ekonomi Indonesia saat ini. 

“Di bawah pemerintah Presiden Jokowi Indonesia telah melakukan reformasi regulasi dan membuat kebijakan serta membangun infrastruktur yang ditujukan untuk kemudahan berbisnis bagi dunia usaha,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap para importir Mesir yang telah menjadi mitra bisnis yang loyal bagi Indonesia, pada kesempatan tersebut Dirjen PEN bersama Duta Besar RI di Kairo melakukan seremoni pemberian Primaduta Award kepada 6 importir Mesir yaitu: El Hamd Trading (coffee & spices), Afia International Co - Savola Egypt (palm oil & its derivatives), Zahret El Bon El Brazili Co (coffee bean), El Nada Co (coffee bean), Haggag For Import & Export (green bean coffee Robusta & Arabica), dan Konoz El Bon Abdel Maabod (green bean coffee).

“Diharapkan, hubungan kekerabatan yang erat antara Mesir dan Indonesia dapat dituangkan dalam hal peningkatan hubungan perdagangan kedua negara,” pungkasnya.

Delegasi Misi Dagang Indonesia kali ini terdiri dari 17 perwakilan dari Pemerintah serta 15 perusahaan dan asosiasi (sawit, kopi, kertas, lada, kakao, dan jasa). Tak ketinggalan, Arlinda juga mengajak para pelaku usaha Mesir untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2018. (rel/03)
Editor: Mardan H Siregar 
Komentar Anda

Berita Terkini