Kecamatan Marancar Tapsel Finalis Kecamatan Terbaik Tingkat Sumut

Harian 9 author photo
Tim penilai dari Provinsi yang terdiri dari Kepala Badan Pemdes Propsu Aspan Sopian Batubara, Kabiro Pemerintahan Setdapropsu Afifi lubis, dan Kabiro Otda Setdapropsu Damarwulan disambut dan diulosi masyarakat saat turun ke Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel  (Foto : Riswandy)


TAPSEL|HARIAN9
Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) masuk babak final bersama 5 Kecamatan lainnya dari Kabupaten / Kota di provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam penilaian Kecamatan terbaik Tingkat Provinsi Sumut tahun 2017.

Terpilihnya Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel masuk babak final dalam penilaian Kecamatan terbaik Tingkat Provinsi Sumut tahun 2017 saat tim penilai dari Provinsi turun langsung ke Kecamatan Marancar, Jum,at (8/12).

Kedatangan tim penilai dari Provinsi yang terdiri dari Kepala Badan Pemdes Propsu Aspan Sopian Batubara, Kabiro Pemerintahan Setdapropsu Afifi lubis, dan Kabiro Otonomi Daerah (Otda) Setdapropsu Damarwulan disambut Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu beserta jajarannya di Kantor Camat Kecamatan Marancar.

Acara final penilaian Kecamatan terbaik tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Tapsel Ir. Aswin Efendi Siregar MM, Sekda Tapsel Drs. Parulian Nasution MM, Asisten, Staf Ahli, Para Kadis, Camat, Wakil Ketua TP PKK Tapsel, PKK Kecamatan, Lurah, Kepala Desa, Danramil, Kapolsek, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Karang Taruna.

Dalam acara penilaian tersebut Camat Marancar Arman Pasaribu S. Sos beserta Ketua TP. PKK Kecamatan Marancar juga berkesempatan untuk  ekspos berbagai program unggulan pertanian, pariwisata dan pemerintahan Kecamatan Marancar, misalnya one village one product, pemanfaatan lahan kosong, ubi kayu sambal taruma, dodol jahe, kue cantik manis, aren, olahan salak, kopi, kue putu. Sementara di bidang pariwisata terdapat air terjun Silima, Sisoma, Sitimbulan dan Aek Malakkut.
  
Sementara tim penilai dari Provinsi Aspan Sopian Batubara yang juga Kepala Badan Pemdes Propsu merasa tersanjung dengan kearifan lokal yang dimiliki Kecamatan Marancar. Sebab saat memasuki wilayah Kecamatan Marancar, sepanjang jalan masih dikelilingi hutan yang memiliki pohon besar-besar.

Ia menambahkan, Kecamatan Marancar akan bersaing dengan 5 Kecamatan lainnya dari Kabupaten / Kota di provinsi Sumut untuk merebut tempat pertama. Sebab Kecamatan yang masuk final sebanyak enam Kecamatan dari seluruh Kabupaten / Kota di Sumut.

“ Kami cukup kagum dengan jargon ‘Marmar Style’ yang digagas Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu selama kepemimpinannya dan dapat diadopsi oleh seluruh Camat, Lurah dan Kepala Daerah di Tapsel, “ ujar Aspan.

Sementara Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu dalam sambutannya mengatakan, Kecamatan Marancar ibarat salah satu daerah di dunia ini yang diturunkan Tuhan sekeping emas dari syurga.
Hal tersebut dapat dilihat dari potensi alam yang luar biasa, seperti saat ini sedang dilaksanakan pembangunan proyek PLTA yang merupakan program strategis nasional dan baru-baru ini yang lagi hangat diperbincangkan adalah penemuan spesies baru orang utan Tapsel jenis Ponggo Tapanuliensis.

Syahrul menambahkan, bahwa dalam hal infrastruktur pembangunan jalan, warga Kecamatan Marancar rela tanahnya digunakan untuk memperlebar jalan tanpa meminta ganti rugi kepada pemerintah.

“ Kecamatan Marancar juga mempunyai kearifan lokal (Local Wisthem) yang patut dicontoh oleh daerah lain, misalnya di Kecamatan Marancar hutannya masih terjaga dengan baik dengan melibatkan seluruh masyarakat, “ papar Syahrul.  (Wan9)

                                                                          

Komentar Anda

Berita Terkini