Menyoroti Dugaan KKN Tentang Realisasi ADD di Kecamatan Simpang Jernih

Harian 9 author photo
ACEH TAMIANG| HARIAN9
Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemantau Korupsi (LSM KPK) Nusantara sorot adanya Dugaan KKN Realisasi Dana Desa yang bersumber dari APBN yang dikelolah  oleh para oknum Keuchik dan  perangkat pelaksana tingkat Gampong tahun Anggaran 2015 - 2017 se - Kecamatan Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur sesuai informasi masyarakat masing - masing  Gampong setempat, Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid)  Investigasi LSM KPK Nusantara DPD Provinsi Aceh Syahrudin Adi Putra kepada pihak wartawan harian9.com, Senin (11/12/2017).

Selain itu, Syahrudin Adi Putra mengatakan "Saya menerima laporan secara lisan dari pihak masyarakat masing - masing Gampong wilayah hukum kecamatan Simpang Jernih Kabupten Aceh Timur, terkait adanya  dugaan penyimpangan realisasi Dana Desa (DD) saat berada di Pelabuhan Gayo Kota Kualasimpang satu minggu yang lalu, Terutama Gampong Rantau Panjang Kecamatan Simpang Jernih mohon agar saya secepatnya lakukan pemantauan dan fasilitasi masyarakat perjuangkan perbaikan sistem tata kelola ditingkar pemerintah Gampong "ungkapnya"

Lebih lanjut, Syahrudin mengatakan "Dari hasil analisa informasi dan laporan para warga,  saya segera turun ke Gampong - gampong dalam Kecamatan Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur, Saya atas nama LSM KPK Nusantara siap laksanakan Tugas Pokok kami dalam jalankan Visi dan Misi Lembaga kami, Sementara khusus Gampong Rantau Panjang saya telah dapatkan beberapa data temuan penyimpangan,  selanjutnya akan saya kembangkan lebih lanjut terhadap adanya Dugaan  penyimpangan tersebut mulai anggaran 2015 - 2017 "cetus Syahrudin lagi"

Disamping itu,  pihak dari perwakilan masyarakat gampoeng Rantau Panjang, Gampong Simpang Jernih,  Gampong Milidi dan Gampong Trans HTI Rantau Naru yang didampingi oleh Syahrudin Adi Putra Selaku Kabid LSM KPK Nusantara mengatakan kepada pihak wartawan  " kami Telah sepakat untuk lakukan perubahan bagi kawasan Gampong - gampong dalam kecamatan Simpang Jernih dari keterpurukan dan ketertinggalan yang disebabkan oleh dugaan penyalah gunaan Anggaran Dana Desa yang telah dilakukan oleh pihak masing - masing Keuchik (Kepala Desa) dengan meminta bantuan  fasilitasi oleh LSM KPK Nusantara "jelas perwakilan masyarakat" (andi9).
Komentar Anda

Berita Terkini