Perampok Handphone Ditangkap Polsek Sunggal

Harian 9 author photo
Sambil memegang barang bukti, perampok handphone diapit personel Provost dan penyidik (juper) Polsek Medan Sunggal. (Foto: Joko Hendro)

MEDAN| HARIAN9
Satu dari dua pelaku perampokan handphone ditangkap personel Reskrim Polsek Sunggal di Jalan Sunggal dekat Komplek Perumahan Somerseet, Jumat (22/12/2017) sekira pukul 20.00 WIB.

Untuk pengusutan dan penyidikan lebih lanjut, tersangka Iskarnain (32) warga Jalan Deli Tua Dusun VII Gang Kamboja Kecamatan Kedai Durian Kabupaten Deli Serdang langsung dijebloskan ke sel.

Sedangkan temannya bernama, Haris, yang berhasil meloloskan diri masih terus diburon dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)
Informasi diterima menyebutkan, saat itu tersangka, Iskarnain dan temannya Haris melintas di Jalan Sunggal dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam milik Haris dengan posisi dia sebagai pengemudi.

Sedangkan tersangka Iskarnain sebagai penumpang yang dibonceng, dan keduanya bermaksud pulang ke rumahnya di Desa Payageli Sunggal.

Dan setibanya di Jalan Sunggal dekat Komplek Perumahan Somerseet, tiba-tiba Haris mendapat telephone dari seseorang sehingga mereka berhenti.

Sementara Iskarnain turun dari sepeda motor dan berdiri di pinggir jalan, tiba-tiba korban Fara Meutia Azhari (17) warga Jalan Sei Mati Lingkungan X Simpang Kantor Kecamatan Medan Labuhan melintas sambil memegang Handphone merk Oppo F-1 ditangan kanannya, lalu Haris memberi kode kepada Iskarnain sambil melirik handphone korban.

Tanpa banyak bicara, Iskarnain langsung merampok handphone korban dan selanjutnya naik ke atas sepeda motor Haris. 

Disaat bersamaan, personel piket reskrim sedang melintasi lokasi  mendengar teriakan maling langsung mengejar dan berhasil menangkap seorang pelaku (Iskarnain) karena terjatuh akibat tarik-tarikan tas.

Sedangkan Haris terus melajukan sepeda motornya untuk menyelamatkan diri. 

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna, SH, SIK, MH, melalui Kanit Resktim Iptu Budiman Simanjuntak, SE, membenarkan adanya hal tersebut.

"Atas perbuatannya, tersangka dikenakan melanggar Pasal 365 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman 12 tahum penjara," jelas Simanjuntak. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar 



  

Komentar Anda

Berita Terkini