Silaturahmi Lembahtari Dengan Warga Kampung Lubuk Damar Alami Hambatan

Harian 9 author photo
Kapolsek Kecamatan Seruway AKP Sumasdiono dalam penyampaian pidatonya. (Foto: Jasmani)

ACEH TAMIANG| HARIAN9
Direktur Eksekutif LSM Lembaga Advokasi Hutan Bestari (Lembahtari) Aceh Tamiang, Sayed Zainal M, SH, mengadakan acara silaturahmi bersama Warga Kampung Lubuk Damar Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (22/12/17).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Tempat Pengajian Al-Qur'an (TPQ) Nurul Huda, Dusun Lama Kampung Lubuk Damar Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang, namun pantauan Harian9, kegiatan tersebut belum dapat terlaksana dengan baik, diduga acara tersebut tidak mendapat persetujuan dari Datok Penghulu (Kepala Desa-red).

Melihat suasana yang mungkin akan menimbulkan keributan, Kapolsek Seruway AKP Sumasdiono hadir ditengah kegiatan tersebut menyampaikan. 

"Silaturahmi yang dilaksanakan hari ini sudah cukup baik, namun perlu terus ditingkatkan dan pertemuan kali ini harus kita sudahi," ucapnya.

Ditegaskannya, Isu yang muncul permasalahan lahan HGU 380 Ha merupakan agenda silaturahmi, namun semua ini perlu mendapat perhatian lebih dan harus diadakan pertemuan lanjutan.

"Tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan, asal pihak-pihak mau saling menahan diri dan menyelesaikannya dengan cara musyawarah," tegasnya.

Selain itu pada kesempatan terakhir, Sayed Zainal, SH menyampaikan, rencana pertemuan malam ini adalah untuk membicarakan hasil pertemuan dengan Pihak Perusahaan, namun apa yang terjadi, agenda tersebut belum dapat disampaikan, kemungkinan akan dilakukan dalam agenda pertemuan di lain waktu.

"Untuk hal-hal yang baik harus didukung dan Lembahtari akan terus mendampingi masyarakat, karena ini Kampung Kita, harus dibangun," ungkapnya diakhir pertemuan tersebut.

Pantauan di lokasi pertemuan, usai penyampaian Kapolsek, masyarakat pun bubar secara tertib dan terlihat satuan keamanan dari Polsek Kecamatan Seruway melakukan pengawalan antisipasi terjadinya kericuhan.

Sementara itu di tempat terpisah di kediaman Muhammad Nurdin, Datok Penghulu (Kades-red) Kampung Lubuk Damar Kecamatan Seruway, juga sedang terjadi musyawarah antar perangkat desa dihadiri ketua MDSK, para kepala dusun, Sekretaris, Babinsa, Babinkamtipmas, agenda rapat musyawarah membahas Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2018, namun kegiatan tersebut gagal dilaksanakan terkait munculnya rapat lain yang diduga di laksanakan oleh LSM Lembahtari sehingga konsentrasi perangkat kampung pecah menjadi dua.

"Kami sangat menyesalkan adanya kegiatan rapat yang dilakukan oleh sebuah lembaga, namun tidak dilakukan pemberitahuan beberapa hari sebelumnya dan tanpa ijin tertulis dari pemeritahan kampung Lubuk Damar dan pihak kepolisian," tandas Muhammad Nurdin. (Jas9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar Anda

Berita Terkini