DJKN dan LMAN Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan Mindset Pengelolaan Aset Negara

Harian 9 author photo
Menkeu Sri Mulyani Indrawati memberikan keynotespeech dalam acara peringatan ulang tahun kedua LMAN yang diselenggarakan di Djakarta Theater, Jakarta (10/01). (Foto: kemenkeu)


JAKARTA| HARIAN9
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menjadi motor penggerak perubahan cara berpikir dan budaya pengelolaan aset negara bagi Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah. 

Hal ini disampaikannya pada peringatan ulang tahun kedua LMAN yang diselenggarakan di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (10/01).

“Saya ingin LMAN dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara  menjadi motor penggerak untuk tidak hanya sekedar menjalankan tugas mengelola aset negara, tapi menularkan virus perubahan mindset. Karena aset negara itu walaupun didalam pembukuan kita yang bertanggung jawab di Kementerian Keuangan, tetapi pada dasarnya semua Kementerian/Lembaga dan bahkan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab sebagai pengguna aset,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, dicontohkannya perbedaan cara berpikir dan cara memanfatkan aset antara maju dengan negara berkembang. 

Menurutnya negara maju mampu mengoptimalkan asetnya bagi kesejahteraan mereka. Sedangkan negara berkembang cenderung bekerja keras untuk memelihara asetnya.

“Di negara yang middle and low income country itu, asetnya tidur atau malas orangnya kerja keras, 24 jam dan nda dapat gaji cukup. (Sedangkan) di negara high income country, asetnya yang kerja keras, orangnya take a leisure. Main golf, ongkang-ongkang naik yacht, dia cuma mindahin portfolio. Nah, ini adalah suatu yang menunjukkan bahwa when your asset is so productive, actually they can work for us. It is not us work for our asset,” ungkapnya memberi contoh. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar








Komentar Anda

Berita Terkini