Edi Dihakimi Massa Hingga Tewas

Harian 9 author photo
Mayat Edi terbujur di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (11/1) pukul 13.35 WIB. (Foto: Hermansyah)

LANGKAT| HARIAN9
Edi G (41) warga Jalan Bukit Dinding, Desa Besilam Lembasah Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, dihajar masa hingga tewas, setelah tertangkap basah melakukan pencurian salah satu rumah warga di Desa Suka Dame Timur, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Kamis,  (11/1) pukul 04.00 WIB.

Tewasnya Edi, berawal  ketika warga sekaligus saksi mata, meneriakinya sebagai maling di salah satu rumah warga yakni Murni (41) penduduk Dusun II Desa Suka Dame Timur Kabupaten Langkat.

Mendengar teriakan maling dari warga, korban selanjutnya melakukan pengecekan pada rumahnya dan ditemukan kerusakan pada jendela nako bagian samping rumah.

Sementara itu masyarakat menemukan parang dan alat pahat pada tersangka Edi, yang diduga digunakan untuk mencongkel jendela rumah serta ditemukan juga HP merk Samsung yang diakui korban merupakan miliknya.

Setelah itu, warga yang merasa geram dengan perbuatan Edi, langsung menghakiminya secara beramai-ramai. Kemudian tidak lama berselang petugas Polsek Hinai yang tiba di lokasi kejadian dan mendapati Edi tidak sadarkan diri.

Selanjutnya petugas membawa Edi ke Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, karena kondisinya parah akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan secara intensif.

Namun naas bagi Edi, diduga karena terlalu banyak mengalami luka memar pada tubuhnya, akhirnya dia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (11/1) pukul 13.35 WIB,

Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasubag Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan ketika dikonfirmasi Harian9, Kamis (11/1) membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskannya, bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian yang dilakukan Edi serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan dia meninggal dunia.

"Kita masih menyelidiki atas tewasnya seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian dan saat ini kita juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus tindak pidana pencurian yang dilakukannua serta tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan menghilangkan nyawa orang lain hingga meninggal dunia," jelasnya. (hs9)
Editor: Mardan H Siregar


Komentar Anda

Berita Terkini