Hari Ketiga Pendataan Metode Kerangka Sampel Area (KSA) 2018

Harian 9 author photo
Dua petugas survey dengan metode KSA membahas hasil pengamatan di tepi pematang sawah sambil istrahat sejenak sebelum melanjutkan pendataan ke daerah KIM 2. (Foto: Suhendra)

MEDAN| HARIAN9
Sesuai instruksi dan arahan Kepala Badan Pusat Statistk (BPS) Kota Medan Herman, SE MSi tim pendataan statistik pertanian tanaman pangan terintegrasi dengan Metode Kerangka Sampel Area (KSA) 2018, kembali ke lapangan, Sabtu (27/01).

Kali ini yang didata kecamatan Medan Labuhan dan kecamatan Medan Deli. Di kecamatan Medan Labuhan ada dua segmen yang selesai didata, yakni segmen di kelurahan Tangkahan dan Kelurahan Martubung. Segmen Kelurahan Martubung tidak diperoleh satupun sawah.

Begitu juga halnya kelurahan Mabar Hilir Kompleks Kawasan Industri Medan (KIM) II, tidak diperoleh satu pun sawah yang ada pabrik dan lahan kosong.

Di Kelurahan Tangkahan anggota Kelompok Tani Keluarga Pak Min, menyampaikan agar pupuk bersubsidi janganlah terlalu mahal, karena bantuan pupuk bersubsidi untuk kelompok tani diprioritaskan untuk petani bukan untuk perdagangan umum.

"Di Kelurahan Tangkahan ini harga pupuk bersubsidi berkisar Rp.105 ribu hingga Rp.110 ribu," katanya.

Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia (Permentan)  No. 69/Permentan/SR.310/12/2016 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk urea bersubsidi untuk sektor pertanian tahun anggaran 2017 adalah Rp.108 ribu.

Ditambahkannya kepada pemerintah mohonlah diperhartikan nasib para petani karena semua kebutuhan pertanaman padi mahal. 

Dari pantauan kegiatan pendataan dengan metode KSA hari Sabtu berjalan sukses dan dapat dikatakan tidak ada kendala yang berarti. (03)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar Anda

Berita Terkini