3 Spesialis Curanmor Diringkus Polsek Sunggal, 1 Ditembak

Harian 9 author photo
Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak, SE, paparkan kasus 3 spesialis curanmor, 1 diantaranya ditembak. (Foto: Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Personil Unit Reskrim Polsek Sunggal meringkus 3 tersangka spesialis pencuri kendaraan bermotor (curanmor). Mirisnya, satu dari ketiganya merupakan salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bireuen. 

Selain itu, otak pelaku juga harus dilumpuhkan petugas dengan timah panas (ditembak) karena melawan ketika akan dilakukan pengembangan. 
Ketiga pelaku berinisial, M. Usman alias Rios (29) warga Jalan Mesjid Desa Payageli Kecamatan Sunggal Deli Serdang, M. Fadhil (34) warga Jalan Dusun Blang Raya Desa Bireuen Meunasah Blang Kecamatan Juang Bireuen dan M. Rafi Surbakti (28) warga Jalan Pasar Lama No. 84 Kampung Lalang Desa Lalang Kecamatan Sunggal Deli Serdang.

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak, SE, dan Kanit Provost Aiptu J. Sihombing, SH, dalam paparannya kepada Wartawan, Senin (26/2/2018) sore membenarkan adanya hal tersebut.

Dikataka Wira, ketiga tersangka diamankan berkat laporan Margono (56) warga Jalan Karang Rejo Gang Sama No. 10 Desa Payageli Kecamatan Sunggal Deli Serdang. 

Dalam laporannya, Margono mengaku kehilangan dua unit Sepeda Motor Yamaha Mio BK 4584 RAF dan Yamaha Mio BK 2670 AGO.

"Pencurian tersebut terjadi pada, Jumat (23/2/2018) sekira pukul 04.30 WIB tepatnya di rumah korban," ucap mantan Kapolsek Delitua.

Mendapat laporan itu, petugas Reskrim Polsek Sunggal langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil lidik, tak butuh waktu lama, petugas langsung mengamankan M. Fadhil yang berdomisili di Jalan Binjai Km 10 Desa Lalang Sunggal Deli Serdang. Dari tangan Staf BKD Bireuen itu petugas mengamankan barang bukti Sepeda Motor Yamaha Mio warna hitam BK 4584 RAF.

"Sekitar pukul 08.00 WIB, kita berhasil mengamankan MF serta satu barang bukti," ucap Wira lagi.

Berhasil mengamankan M. Fadhil, petugas kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, sekira pukuk 10.00 WIB, petugas kembali meringkus  M. Usman alias Rios. Dari tangannya petugas juga mengamankan barang bukti dua buah kunci letter T, Sepeda Motor Honda Scoopy BK 2880 ACK.

"Dari tersangka MU kita mengamankan alat-alat yang digunakan para pelaku untuk beraksi, termasuk sepeda motor Scoopy yang digunakan tersangka," jelasnya.

Dari penangkapan tersangka M. Usman alias Rios, petugas kembali melakukan pengembangan. Hasilnya, petugas kembali meringkus M. Rafi Surbakti. Darinya petugas mengamankan Sepeda Motor Mio BK 2670 AGO.

"Ketika kita akan melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lain, tersangka MU sempat melawan dan berusaha kabur. Maka kita lakukan tindakan tegas terukur," tegas Wira yang pernah menjabat Wakasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan.

Dari hasil interogasi, tersangka M. Usman alias Rios mengaku telah melakukan aksi serupa sebanyak 12 kali. Selain itu, Rios juga mengaku telah dua kali menjalani hukuman akibat kasus yang sama.

"Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan melanggar Pasal 363 Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," jelas Wira Prayatna. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar Anda

Berita Terkini