Kapuskersin Terima Kunjungan Staf Athan Australia Bahas Kegiatan Ausindo HLC 2018

Harian 9 author photo

Kapuskersin TNI Laksamana Pertama TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E.,M.Tr.(Han) diwakili Kabid Kerjasama Non Asean Puskersin TNI Letkol Mar Didiet Hendra Wijaya, M.MP., menerima kunjungan Lcdr Mark Graichen, Australia Defence Assistant Attache dan Mr. Matthew Flint, Australian Defence Counsellor bertempat di ruang tamu Puskersin Gedung B1 lantai dasar Mabes TNI, Cilangkap Rabu (21/2). (Foto: Puspen TNI)  


CILANGKAP| HARIAN9
Kapuskersin TNI Laksamana Pertama TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E.,M.Tr.(Han) diwakili Kepala Bidang (Kabid)  Kerjasama Non Asean  Pusat Kerjasama Internasional (Puskersin) TNI Letkol Mar Didiet Hendra Wijaya, M.MP., menerima kunjungan Lcdr Mark Graichen, Australia Defence Assistant Attache dan Mr. Matthew Flint, Australian Defence Counsellor bertempat di ruang tamu Puskersin Gedung B1 lantai dasar Mabes TNI, Cilangkap Rabu (21/2).

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan staf Athan Australia menyampaikan tujuan kedatangannya untuk membahas rencana pelaksanaan kegiatan Australia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC) 2018 yang akan dilaksanakan di Australia.

Dalam pertemuan ini membahas rencana waktu pelaksanaan kegiatan Ausindo HLC 2018 yang akan dilaksanakan di Australia. Disamping itu perwakilan staf umum kedua perwakilan yang hadir menyampaikan pandangan berkaitan dengan pelaksanaan rapat Sub-Committee Indonesia- Australia di bidang Intelijen (JISC),  Operasi (JOESC),  Pendidikan (JETSC) dan  Logistik (JLSC) yang direncanakan  sebelum pelaksanaan HLC.

Dalam pertemuan ini juga disampaikan bahwa  saat ini baru Sub-Committee dibidang Operasi yang sedang melaksanakan kegiatannya, sementara bidang intelijen, pendidikan dan logistik belum dapat terlaksana. Sebagai langkah awal kegiatan, pihak staf Athan Australia memberikan alternatif pelaksanaan kegiatan HLC pada akhir bulan Juli 2018. Hal tersebut dengan pertimbangan proses perencanaan tahun anggaran militer Australia dimulai pertengahan tahun.

Dalam pertemuan kedua perwakilan kedua angkatan bersenjata yang dilaksanakan secara intensif akan dapat  meningkatkan kualitas komunikasi dan dapat menjembatani keinginan pimpinan dari masing-masing negara dalam menjalin kerjasama bidang militer antara Indonesia-Australia dapat terselenggara lebih baik dimasa yang akan datang. (Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Letnan Kolonel Lau (KH) H. Agus Cahyono).rel/03.
Editor: Mardan H Siregar 


Komentar Anda

Berita Terkini