Pengedar Narkotika Antar Kabupaten Dibekuk Aparat Kepolisian

Harian 9 author photo
Ke dua tersangka pengedar ganja bersama barang bukti 20 bal ganja kering yang akan diedarkan, saat berada di Mapolres Tapsel, Kamis (1/2). (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Aparat Kepolisian dari Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) berhasil membongkar sindikat pengedar narkotika jenis ganja antar Kabupaten, dengan membekuk dua tersangka masing-masing ESP (31) dan MS (41) keduanya warga Desa Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapsel, Rabu (31/1).

Selain membekuk para tersangka dari kediaman mereka, petugas Sat Narkoba Polres Tapsel dipimpin Kasat Narkoba AKP Maimun, juga menyita barang bukti ganja kering sebanyak 20 bal yang total beratnya sekira 20 kilogram.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersangka yang diduga sindikat pengedar ganja antar Kabupaten tersebut berawal dari informasi warga bahwa akan ada kiriman ganja skala besar dari Kabupaten Mandailing Natal untuk dibawa ke Sibolga dan transit di Kota Padangsidimpuan.

Atas info tersebut Kasat Narkoba Polres Tapsel AKP Maimun bersama anggota langsung meluncur ke perbatasan Tapsel-Madina di Kecamatan Sayur Matinggi guna memastikan info tersebut.

Sesampainya di TKP, petugas tidak menemukan apa-apa, namun petugas yang sudah mengetahui cirri-ciiri tersangka tidak kehilangan akal dan langsung meluncur ke kediaman tersangka di Desa Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola dan ternyata memang benar ke dua tersangka sedang berada di dalam rumah yang sedang menunggu penjemput barang haram tersebut.

Selanjutya petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah dan menemukan ganja yang sudah di lakban sebanyak 20 bal. Selanjutnya ke dua tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Tapsel guna proses hukum selanjutya.

Kapolres Tapsel AKBP M Iqbal, S.IK, M.Si yang dikonfirmasi melalui kasat Narkoba AKP Maimun, Kamis (1/2) membenarkan penangkapan tersangka pengedar ganja yang diduga bagian dari sindikat pengedar  ganja antar Kabupaten   

Dari pengakuan ke dua tersangka, ganja tersebut mereka peroleh dari Kabupaten mandailing Natal (Madina) dan rencananya akan dijemput seseorang yang datang dari Sibolga. Sementara tersangka mengaku hanya sebagai kurir.

“Tersangka mengaku ganja tersebut milik mereka dan baru dipesan beberapa hari lalu dari seseorang dari Kabupaten Madina. Namun tersangka tidak mengetahui siapa orang Sibolga yang akan menjemput ganja tersebut,“ kata Kasat menirukan pengakuan tersangka.

Ditambahkannya, pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada ke dua tersangka guna pengembangan dan kalau terbukti atas perbuatan mereka, ke dua tersangka akan dikenakan Pasal 113 dan 114 UU Narkoba No 35 Tahun 2009. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar Anda

Berita Terkini