Coba Melawan Petugas, Tersangka Penganiaya AJ Lubis Dilumpuhkan

Harian 9 author photo

Kasat Reskrim AKP. Ismawansa, S.Ik bersama anggota mengawal tersangka IH saat menjalani perawatan di RSUD Padangsidimpuan karena luka tembak di kaki saat hendak di tangkap, Rabu (14/3).  (Foto : Riswandy)



TAPSEL| HARIAN9
Mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap, IH (37) warga Desa Mananti Sosa Julu Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), yang masuk dalam daftar Target Operasi (TO) Sat Reskrim Polres Tapanuili Selatan (Tapsel)  terkait kasus penganiayaan terhadap Ali Juman Lubis (45), warga Lingkungan VI Pasar Sibuhuan Kecamatan Barumun Kabupaten Palas dilumpuhkan petugas, dengan tembakan terukur tepat di kaki tersangka  di Jalan Lintas Riau Desa Ampolu Kecamatan Sosa Kabupaten Palas, Rabu (14/3) sekira pukul 02.30 Wib.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Tapsel, Sabtu (17/3/2018) menyebutkan, penangkapan terhadap tersangka IH berdasarkan laporan korban Ali Juman Lubis, yang juga ketua salah satu partai politik di Kabupaten Palas ke Polsek Sosa, dengan LP No.Pol: Lp/21/III/2018/SU/TPS Sosa /Tapsel, tanggal 10 Maret 2018, tentang dugaan tindak pidana penganiayaan, melanggar Pasal 351 ayat 1, serta dasar surat perintah penangkapan No. Sp-Kap/15/III/2018/Reskrim, tanggal 13 Maret 2018. 

Adapun kronologis kejadian penganiayaan berawal saat korban Ali Juman Lubis bersama istri Maslia Sitorus serta 2 orang anaknya yang masih berumur 12 tahun dan 10 tahun pada Sabtu (10/3) sekira pukul 18.30 Wib, sedang mengendarai mobil Ford Renger No Pol BM. 9557 TG warna silver dari arah Propinsi Riau hendak menuju Sosa.

Setiba di Desa Tanjungbale Kecamatan Sosa, tiba-tiba korban dikejutkan, karena mobil korban tertabrak dari arah belakang oleh kenderaan sepeda motor jenis Matix yang dikemudikan pelaku. Kemudian sekira jarak 30 meter korban meminggirkan mobilnya dengan niat untuk melihat kerusakan yang terjadi di mobil korban akibat ditabrak dari belakang tersebut.

Setelah mobil berhenti, tiba-tiba tersangka mendatangi korban sambil memaki maki korban. karena tidak ingin ada masalah, kemudian korban pergi meninggalkan tersangka untuk melanjutkan perjalanan. Namun, baru sekira 1 km, mobil yang dikenderai korban terjebak macet karena ada Bus Batang Pane yang parkir dibadan jalan tepatnya di Desa Ampolu Kecamatan Sosa.

Tersangka yang sudah membuntuti korban langsung memarkirkan sepeda motonya di depan mobil korban dan dalam keadaan masih emosi tersangka turun dari sepeda motornya dan langsung memukul kap dan kaca mobil korban serta melayangan bogem mentah kepada korban yang masih berada di dalam mobil yang mengenai mata korban. Sehingga kacamata korban pecah dan pecahanya menyebabkan luka dan mengeluarkan darah pada bahagian mata korban.

Dalam kondisi berlumuran darah, korban turun dari mobil, sementara istri dan anak-anak korban berteriak minta tolong. Tetapi pelaku mengancam akan membunuh siapa yang mencoba menolong korban sambil mencaci maki korban.

Karena tidak ingin pesioalan berlanjut, korban meminta maaf dan menawarkan berdamai kepada tersangka, bilamana sewaktu tabrakan sebelumnya, ada luka yang dialami tersangka dan korban siap untuk mengobatinya.

Rombongan Muspika terdiri dari Camat bersama Dan Ramil dan Kapolsek yang saat itu sedang melintas langsung menghampiri korban dan tersangka yang sedang berdebat di pinggir jalan. Setelah mengetahui akar permasalahan, Kapolsek menyarankan agar masalah tersebut diselesaikan di Kantor Polsek dan tidak perlu ribut-ribut di pinggir jalan.

Saran tersebut diterima korban dan langsung korban berangkat menuju Polsek Sosa. Namun tersangka pergi begitu saja meninggalkan korban dan pihak Muspika. Saat ditunggu-tunggu di Kantor Polsek, tersangka sama sekali tidak datang, selanjutnya korban membuat laporan pengaduan sekaligus menyerahkan barang bukti satu buah kaca mata yang dalam kondisi pecah.

Polsek Sosa kemudian melanjutkan laporan tersebut ke Polres Tapsel dan pada Rabu (14/3/2018) sekira pukul 23.30 Wib anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Tapsel dipimpin Kasat Reskrim AKP Ismawansa, S.Ik bersama personil Reskrim Polsek Sosa langsung melakukan penyelidikan dan setelah mengetahui keberadaan tersangka, petugas langsung membekuk tersangka.

Namun saat dilakukan penangkapan, tersangka mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas. Tidak ingin terjadi hal yang lebih fatal, petugas akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpukan tersangka melalui tembakan di kaki tersangka. Selanjutnya tersangka dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan untuk menjalani pengobatan dan selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Tapsel untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolres Tapsel AKBP. M. Iqbal, S.Ik, M.Si yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP. Ismawansa, S.Ik membenarkan penangkapan tersangka IH  yang masuk dalam daftar TO Sat Reskrim Polres Tapsel terkait kasus penganiayaan terhadap korban Ali Juman Lubis.

“ Untuk menangkapnya, anggota kami harus kejar-kejaran dengan tersangka di kebun sawit. Tapi dengan kemahiran menembak, anggota kami berhasil meringkus dan melumpuhkan tersangka dengan tembakan tegas dan terukur tepat di kaki tersangka dan kini tersagnka telah menjalani pemeriksaan guna melengkapi berkas perkara, ‘ ujar Kasat.  (Wan9)



Komentar Anda

Berita Terkini