Garap Pasar di Afrika Barat, Indonesia Tampil di NME 2018 Lagos

Harian 9 author photo
(Foto: kmendag)

LAGOS| HARIAN9
Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos terus berupaya mengembangkan pasar ekspor nontradisional di Afrika Barat khususnya Nigeria.

Salah satunya, melalui keikutsertaan dalam Nigeria Manufacturing and Equipment Expo (NME) 2018 pada 13-15 Maret 2018 yang digelar di Landmark Center, Victoria Island, Lagos, Nigeria.

“NME 2018 menjadi peluang mempromosikan produk bahan baku dan mesin industri asal Indonesia di Nigeria dan Afrika Barat,” ungkap Kepala ITPC Lagos Bagus Wicaksena.

NME 2018 merupakan ajang yang digelar untuk ketiga kalinya dan merupakan keikutsertaan Indonesia yang pertama. Pameran yang diikuti 100 eksibitor dari perusahaan Nigeria dan beberapa perusahaan dari luar Nigeria tersebut dihadiri lebih dari 3.500 pengunjung.

Pada keikutsertaan kali ini, Paviliun Indonesia yang menempati area seluas 18 m2 menampilkan dua perusahaan yaitu PT Kareem International Indonesia dan ICC Group. 

PT Kareem International Indonesia merupakan perusahaan yang ditunjuk sebagai perwakilan beberapa perusahaan manufaktur di Indonesia yaitu PT Pura Grup Kudus (mesin pertanian), PT. Avanti (mesin pengemasan), dan PT Masema (mesin pengemasan makanan). Selama tiga hari pelaksanaan pameran, PT. Kareem International telah mencatatkan transaksi potensial sebesar USD.202 ribu.

Sedangkan produk dari ICC Group adalah bahan baku untuk industri sabun, kue, dan sulingan minyak goreng. Selama pelaksanaan pameran, PT ICC Grup mencatatkan transaksi potensial sebesar USD.100 ribu.

Forum Bisnis Indonesia-Nigeria

Untuk memaksimalkan hasil Pameran NME 2018, ITPC Lagos juga membuat program Indonesian Nigerian Business Forum yang bekerja sama dengan Net-Works Business Club pada 16 Maret 2018, di Incubator Hall, Lagos.

“Kegiatan forum bisnis ini merupakan ajang untuk memperkenalkan dunia usaha di Nigeria mengenai kesempatan bisnis dengan Indonesia. Dalam forum bisnis ini, juga dipertemukan produsen bahan baku dan mesin industri asal Indonesia dengan pembeli asal Nigeria dan Afrika Barat,” jelas Bagus.

Kegiatan forum bisnis tersebut dibuka secara resmi oleh Duta Besar Indonesia untuk Nigeria HE Harry Purwanto dan dihadiri anggota dari Net-Works business Club yang bergerak dalam bidang industri sabun dan industri pertanian, serta perkebunan kelapa sawit. (rel/03)
Editor: Mardan H Siregar 





Komentar Anda

Berita Terkini