Ketua TP PKK Tapsel Lakukan Sosialisasi Gerak PKK KB-Kes

Harian 9 author photo
Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel Ny. Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu menyampaikan paparan pada Sosialisasi Desa Binaan Kategori Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes di Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur Jum, at (9/3).  (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Ketua Tim Penggerak Pemberdyaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Ny. Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu melakukan Sosialisasi Desa Binaan Kategori Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes di Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur Jumat (9/3).

Sosialisasi dihadiri Camat Angkola Timur Darwin Dalimunthe, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, Ketua PKK Kecamatan, Ketua MUI Angkola Timur, Danramil, Kepala UPTD Puskesmas Pargarutan Kepala Desa/Lurah, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta Kelompok Wanita Tani se-Kecamatan Angkola Timur.

Ny. Syaufia Lina menjelaskan, ditetapkannya Desa Marisi Kecamatan Angkola Timur sebagai Desa Binaan untuk kategori Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes Tahun 2018, sudah didahului dengan dilakukannya survey lapangan dan lomba yang telah dilaksanakan di Kecamatan tersebut beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, Tapsel untuk Desa Binaan kategori Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes pernah meraih juara terbaik dua di tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yaitu Desa Sibakkua Kecamatan Angkola Barat.

“Untuk itu saya mengajak seluruh partisipasi masyarakat Angkola Timur khususnya Desa Marisi dan koordinator untuk desa binaan tersebut yakni Dinas Pengendalian Penduduk & KB serta Dinas Kesehatan Tapsel agar saling bekerja sama dalam mewujudkan Desa Marisi masuk 6 besar dan menjadi juara terbaik satu di Tingkat Provinsi,“ pintanya.

Menurut Syaufia, adapun yang perlu dilakukan dalam menjadikan Desa Marisi sebagai Desa Binaan Kategori Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes diantaranya adalah dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat oleh Kepala Desa hingga Kepala Dusun di desa tersebut agar faham dan mengerti apa yang diperlombakan.

Syaufia menjelaskan ada bebrapa indikator yang harus dipenuhi dalam lomba tersebut, diantaranya keakuratan data KB, membentuk kelompok Bina Keluarga Balita (BKB), membuat SK Bina Keluarga Remaja (BKR), membuat SK Posyandu Lansia, dan pembentukan Dasawisma.

“Untuk itu, dibutuhkan kerja keras, persamaan sikap dan komitmen bersama dalam melakukan perubahan minset (pola fikir) dalam melaksanakan program kerja secara simultan sehingga ada progres dari hari kehari dan setiap bulan dilakukan pembinaan,” imbuhnya.

Sementara Camat Angkola Timur Darwin Dalimunthe mengajak seluruh masyarakat untuk mensukseskan 10 program PKK, yang tujuannya bisa menciptakan keluarga yang maju, mandiri, sehat dan sejahtera.

Selain Desa Marisi, untuk tahun 2018 ini, Kelurahan Pasar Pargarutan Kecamatan Angkola Timur juga mengikuti lomba Desa Binaan dalam Kategori IVA Test tingkat Kabupaten Tapsel. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 






Komentar Anda

Berita Terkini