Miliki Narkoba dan Peluru Tajam, Dua Warga Paluta Diamankan Polisi

Harian 9 author photo
Kasat Resnarkoba Polres Tapsel AKP. Zulfikar, SH (kanan) saat memberikan keterangan pers di Mapolres Tapsel, terkait penangkapan dua warga Paluta yang terlibat dalam kasus narkoba jenis ganja (Foto : Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Tertangkap tangan memiliki narkoba jenis ganja, dua warga Padang Lawas Utara (Paluta) masing-masing, JH (24) dan THH (23) keduanya warga Desa Siancimun Kecamatan Halongonan Kabupaten Paluta diamankan personil Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) di Desa Siancimun Kecamatan Halongonan Kabupaten Paluta, tepatnya di Kantor Camat Halongonan, Rabu (14/3/2018) sekira pukul 02.00 Wib.

Selain menyita barang bukti narkotika jenis ganja seberat 300 gram dan 19 amplop ganja yang beratnya 13,3 gram, petugas juga menyita barang bukti lainnya berupa peluru tajam aktif caliber 5.56 mm sebanyak 26 butir, uang tunai sebesar Rp.519.000,-, dua unit Handphone merk Samsung warna hitam, satu buah hekter dan dua kotak anak hekter.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Tapsel, Kamis (15/3) menyebutkan, penangkapan ke dua warga Paluta yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut berawal dari laporan masyarakat atas maraknya peredaran narkotika jenis ganja di Kabupaten Paluta khususnya diKecamatan Halongonan Kabupaten Paluta.

Mendapat informasi tersebut, Kasat Resnarkoba AKP. Zulfikar, SH langsung membentuk tim dan melakukan penyelidikan terhadap informasi yang diberikan masyarakat di wilayah Desa Siancimun Kecamatan Halongonan.

Tidak berapa lama kemudian, petugas yang sudah mengenal ciri-ciri tersangka THH langsung menciduknya di Desa Siancimun Kecamatan Halongonan. Ketika digeledah, dari tangan tersangka THH ditemukan barang bukti narkoba jenis ganja siap edar sebanyak 19 amplop yang beratnya sekira 13,3 gram.

Saat itu juga, THH diinterogasi guna dilakukan pengembangan, yang mana, berdasarkan  keterangan THH, bahwa ganja miliknya itu dibelinya dari JH untuk dijual dan diedarkan di Desa Siancimun.

Tak ingin kecolongan, petugas langsung memburu JH dan berhasi menciduknya saat berada di Kantor Camat Halongonan. Dari dari tersangka JH, petugas menyita barang bukti ganja seberat 300 gram yang ia beli se harga Rp.900.000,-.

Selain menyita barang bukti ganja, petugas juga menemukan 26 butir peluru tajam aktif bercaliber 5,56 mm. Namun petugas tidak menemukan senjatanya. Selanjutnya ke dua tersangka dan barang bukti dibawa ke Sat Resnarkoba Polres Tapsel guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Tapsel AKBP. M. Iqbal, S.Ik, M.Si yang dikonfirmasi melalui Kasat Resnarkoba Polres Tapsel AKP. Zulfikar, SH membenarkan penangkapan dua tersangka warga Paluta yang terlibat kasus narkoba jenis ganja.

Dikatakannya, ke dua tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang Narkotika. Terkait kepemilikan peluru aktif yang disita dari tersangka JH, Sat Resnarkoba masih melakukan koordinasi dengan Sat Reskrim dan Sat Intelkam, sekaligus mencari senjata apinya.

“ Kami masih mengorek keterangan dari tersangka JH, terkait kepemilikan 26 butir peluru tajam aktif dan memburu pemilik senjata apinya, yang diduga masih ada hubungan dengan tersangka narkoba ini, “ terang AKP Zulfikar.

Sementara tersangka JH mengaku kalau 26 butir peluru tajam aktif adalah milik abangnya, begitu juga senjata apinya jenis laras panjang rakitan juga ada pada abangnya yang saat ini keberadaan abangnya belum diketahui. (Wan9)




Komentar Anda

Berita Terkini