Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Nikmati Keindahan dan Toleransi Indonesia Lewat Seni

Harian 9 author photo
Menkeu, Sri Mulyani Indrawati membuka acara art exhibition di di Gedung Yusuf Anwar, kompleks Kementerian Keuangan (14/03). (Foto: kemenkeu)


JAKARTA| HARIAN9
Tidak lama lagi, Indonesia akan menjadi tujuan warga dunia. Selain akan menjadi tuan rumah Asian Games pada Agustus-September nanti, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah bagi pertemuan tahunan IMF-World Bank Group di bulan Oktober mendatang. 

Pertemuan yang akan menghadirkan lebih dari 15 ribu delegasi dari 189 negara tersebut akan menjadikan semua mata dunia tertuju pada Indonesia dengan segala warna-warni dan keberagamannya; dengan segala keindahan dan toleransinya. 

Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda namun tetap dalam kesatuan. Berbeda tetapi justru mampu membangun harmoni dan keindahan. 

Itulah yang tampak dan menjadi pesan dari deretan lukisan dan karya kriya pada pameran seni bertema “Voyage to Indonesia” yang digelar di Gedung Yusuf Anwar, kompleks Kementerian Keuangan pada 12-14 Maret 2018 lalu. 



Pameran yang menjadi rangkaian acara sebelum Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 di Bali ini, dibuka oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.  

Di gedung yang dibangun oleh Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-36, itu Menkeu meresmikan satu lukisan besar berukuran 345 x 810 cm. 

Nantinya lukisan ini akan dipajang di lorong gedung World Bank di Washington DC. dalam rangka Spring Meeting World Bank-IMF April mendatang.

Uniknya, lukisan ini terdiri dari 14 kanvas yang dikerjakan secara bersama oleh delapan perupa muda Indonesia. Dikerjakan selama 12 jam tanpa melalui diskusi konsep, mereka menggoreskan kuas, mengaduk dan menyemprotkan cat. 

Mereka berbagi ruang tanpa terlihat dominasi antara satu dengan yang lainnya. Hasilnya mengagumkan, lukisan tampak merupakan komposisi objek dan warna yang menyatu, seperti ingin menegaskan Indonesia yang indah dan toleran. 

Seperti disampaikan oleh kuratornya, Amir Sidharta, karya tersebut memang ingin memperlihatkan bagaimana pentingnya keberagaman, kerjasama, komunikasi, serta toleransi dalam membentuk dan membangun masyarakat yang damai dan sejahtera.

Deretan lukisan dari ekspresi perupa Marishka Sukarna, Yudi Andika, Widyatmiko, Rizky Aditya Nugroho, Oldy Juralki, Adhi Dharma, Muchlis Fhari dan Age Airlangga itu juga seperti ingin mengabarkan bagaimana Indonesia adalah negara yang indah, optimistis, ramah dan penuh warna. (kemenkeu/03)
Editor : Mardan H Siregar 





Komentar Anda

Berita Terkini