Seruduk Rumah Warga, Truk Muatan Mie Instan Terjun Ke Jurang

Harian 9 author photo
Kondisi truk Fuso Mitsubishi Nomor Polisi BK 8005 XM bermuatan mie instan yang terjun bebas ke jurang usai menyeruduk rumah warga di Jalinsum KM 12-13 Kelurahan Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel, Rabu (28/2) sekira pukul 11.00 WIB. (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Usai menyeruduk rumah warga, truck Fuso Mitsubishi Nomor Polisi BK 8005 XM yang bermuatan mie instan langsung terjun bebas ke jurang sedalam 6 meter di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 12-13 Kelurahan Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (28/2) sekira pukul 11.00 WIB.

Dalam peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) tersebut, seorang warga tewas karena terseret truk ke dalam jurang, sementara sopir truk dan kernet truk mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa naas itu berawal saat truk yang dikendarai Prabudi Said (38) warga Jalan Harapan Gang Pribadi, Desa Pujimulio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang dibantu kernet truk, Rizal Efendi (37) warga Tebing Tinggi datang dari arah Palsabolas Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel dengan tujuan Bukit Tinggi Sumatera Barat (Sumbar).

Saat melintas di Jalinsum Kelurahan Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel yang kondisi jalan memiliki turunan cukup panjang dan berliku, laju truk yang sarat dengan muatan mie instan tak bisa dikendalikan oleh sopir karena diduga mengalami rem blong.

Guna menghindari tabrakan di tengah jalan akibat laju kenderaan tidak dapat dikendalikan, sang supir langsung banting stir dan menghantam rumah warga yang saat itu dihuni Derliana br Siregar (47) dan langsung terjun ke jurang yang ada di belakang rumah warga.

Ironisnya, pemilik rumah Derliana br Siregar juga ikut terseret truk hingga masuk ke dalam jurang dalam kondisi tidak sadarkan diri. Sementara warga yang melihat kejadian tersebut secara berbondong-bondong dating ke lokasi kejadian dan oleh warga, seluruh korban di evakuasi.

Derliana br Siregar yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan, sedangkan sopir truk Prabudi Said dan kernet truk, Rizal Efendi yag mengalami luka-luka dibawa ke Puskesmas Pargarutan Kecamatan Angkola Timur dan selanjutnya di rujuk ke RSUD Padangsidimpuuan guna mendapat perawatan.

Karena luka yang dialami cukup parah, selang beberapa jam, Derliana br. Siregar meninggal dunia di RSUD Padangsidimpuan dan hari itu juga dibawa ke kediamannya di Kelurahan Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten untuk disemayamkan.

Saksi mata, Rahud Siregar (78) saat ditemui dilokasi kejadian mengatakan, truk Fuso Mitsubiishi tersebut terlihat melaju cukup kencang dan tiba-tiba menabrak rumah korban dan terjun ke jurang.

Sementara itu, sopir truk Prabudi Said mengatakan, truk yang dikemudikannya tersebut tidak dapat dikendalikan karena mengalami rem blong. Mereka berangkat dari Kota Medan dan rencananya, muatan mie  instan akan dibongkar di Bukit Tinggi, Sumbar.

“Kami berangkat dari Medan tujuan Bukit Tinggi. Tapi, tiba di jalan turunan kenderaan mengalami rem blong dan tidak bisa dikendalikan lagi hingga truk menabrak rumah itu,” ucap Prabudi sembari meringis kesakitan akibat luka yang dialami.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Tapsel, AKP Muri Yasnal, SH yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengatakan saat ini pihaknya telah mengamankan pengemudi truk untuk dimintai keterangannya.

Dalam peristiwa tersebut Derliana br Siregar yang rumahnya diseruduk truk akhirnya meninggal dunia di RSUD karena luka yang dialami korban cukup parah dan korban sudah dibawa keluarganya ke Pargarutan untuk disemayamkan.

“Saat ini kita masih memita keterangan supir dan kernet truk untuk bahan penya. Kalau nelidikan dan proses hokum selanjutnya. Dugaan sementara, Laka Lantas tunggal ini akibat truk mengalami rem blong,“ jelas Kasat Lantas. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 



Komentar Anda

Berita Terkini